Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON anggota legislatif (caleg) DPR RI nomor urut 1 dari Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono melaksanakan kampanye akbar pada bersama Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dalam kesempatan tersebut, keduanya juga mengajak warga untuk memilih Demokrat dan juga Prabowo-Gibran.
Kedatangan Ibas beserta rombongan di GOR Pacitan pada Selasa (23/1) disambut hangat ribuan warga dengan penampilan kesenian tradisional khas Pacitan, yaitu Kethek Ogleng dan Tari Sekar Klayar. Dalam acara tersebut, Ibas mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat untuk Partai Demokrat.
“Matur nuwun rawuhipun (terima kasih kedatangannya), matur nuwun sedherek sedoyo (terima kasih saudara semua) yang telah memberikan support pada kami,” tutur Ibas.
Baca juga : Mengukur Dampak Keterlibatan Erick Thohir
Dalam kesempatan tersebut, Ibas merasa bersyukur warga Pacitan terus memberikan dukungannya untuk Partai Demokrat. Hal tersebut ditandai dengan berdirinya Museum Galeri SBY*ANI yang ada di Pacitan.
Baca juga : 02 tidak Mau Mundur
“Kita juga bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Pacitan terus dibangun dan diperhatikan. Alhamdulillah contoh konkret yang terbaru, demi kecintaan masyarakat Pacitan, Pak SBY dan keluarga mendirikan Museum Galeri SBY*ANI yang ada di Pacitan,” sambungnya.
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI ini juga mengajak ribuan masyarakat yang hadir untuk memanjatkan doa bersama agar Partai Demokrat bisa terus melanjutkan program-program pro rakyat. Ia bersama wakil-wakil rakyat dari Partai Demokrat mohon doa restu agar bisa memperjuangkan pendidikan dan kesehatan yang mudah, murah, serta berkualitas.
“Partai Demokrat akan terus meningkatkan program-program pro rakyat untuk rakyat makin sejahtera. Wong Pacitan pengen slamet, monggo nderek Partai Demokrat mawon (Orang Pacitan ingin selamat, mari mengikuti Partai Demokrat). Wong Pacitan pengen maju, monggo nderek Pak SBY mawon (Orang Pacitan ingin maju, mari mengikuti Pak SBY),” ucap Ibas.
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat sekaligus Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono juga berpesan agar masyarakat bisa memilih dan memenangkan Partai Demokrat pada Pemilu 14 Februari mendatang.
“10 tahun ini Partai Demokrat tidak ada di pemerintahan nasional, tidak punya menteri. Nanti kalau Demokrat 5 tahun ke depan kembali ke pemerintahan nasional, punya menteri, insyaallah lebih banyak lagi yang dilakukan, termasuk membangun Pacitan,” terang SBY.
SBY melanjutkan, agar Demokrat kembali ke pemerintahan, dirinya mengajak para simpatisan yang hadir untuk memilih Prabowo-Gibran sebagai presiden dan wakil presiden 5 tahun mendatang.
“Mari kita pilih Bapak Prabowo Subianto dan Mas Gibran sebagai presiden dan wakil presiden Indonesia 5 tahun mendatang,” tutur SBY. (Z-8)
Kekhawatiran itu muncul seiring dampak lanjutan dari konflik di kawasan, termasuk lonjakan harga minyak dunia akibat terganggunya jalur distribusi energi.
Presiden ke-6 RI SBY mendesak PBB segera menghentikan misi UNIFIL atau merelokasi pasukan usai gugurnya 3 prajurit TNI. Simak analisis SBY soal kondisi "War Zone" di Libanon.
PENGAMAT Komunikasi Politik menyebut peremuan Anies Baswedan dengan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY di Cikeas bukan sekadar halalbihalal biasa
Tradisi berdiskusi dengan para pemimpin terdahulu akan berdampak pada kualitas keputusan yang diambil. Dengan mempertimbangkan berbagai masukan.
Lima menteri turut tergugat, yakni Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri ATR/BPN, Menteri ESDM, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi.
SBY menyatakan bahwa kendali kepemimpinan Partai Demokrat sepenuhnya berada di tangan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Ibas menyoroti transformasi Seoul sebagai rujukan global pembangunan infrastruktur terencana.
Kolaborasi antara Indonesia dan Korea Selatan memiliki peluang strategis, terutama dalam memadukan keunggulan teknologi Korea dengan bonus demografi serta pasar digital Indonesia.
Perlu ada standar kualitas informasi yang lebih tinggi serta penguatan literasi digital agar masyarakat mampu memilah konten secara kritis.
Ibas juga menyoroti perlunya keseimbangan antara menjaga kesehatan postur APBN dan kewajiban negara dalam memberikan perlindungan sosial.
Ibas menekankan bahwa nelayan merupakan garda terdepan sekaligus pahlawan pangan laut yang menjaga asupan protein bangsa.
Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) instruksikan kader Demokrat perkuat gotong royong & bantu rakyat melalui Safari Ramadan 2026 di Dapil VII Jawa Timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved