Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), memimpin delegasi parlemen Indonesia dalam pertemuan strategis dengan jajaran pimpinan Ministry of Land, Infrastructure and Transport (MOLIT) Korea Selatan di Seoul. Pertemuan ini fokus pada penguatan diplomasi kebangsaan serta perluasan kerja sama investasi di sektor infrastruktur dan transportasi berkelanjutan.
Delegasi Indonesia diterima langsung oleh Wakil Menteri Pertama MOLIT, Kim Yi-tak. Dalam kesempatan tersebut, Ibas menegaskan bahwa hubungan bilateral Indonesia–Korea Selatan yang telah berjalan hampir 50 tahun harus ditingkatkan melalui kolaborasi proyek nyata yang inovatif.
"Indonesia hadir bukan hanya sebagai tamu, tetapi sebagai sahabat dan mitra strategis yang ingin menyelaraskan masa depan bersama. Kami percaya pengalaman Korea Selatan dalam membangun infrastruktur visioner dapat menjadi inspirasi bagi pembangunan Indonesia," ujar Ibas dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/4/2026).
Ibas menyoroti transformasi Seoul sebagai rujukan global pembangunan infrastruktur terencana. Ia memaparkan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia mengalokasikan anggaran infrastruktur sebesar Rp400 triliun pada APBN 2025.
Prioritas pembangunan nasional periode 2025–2029 mencakup konektivitas jalan nasional, ketahanan pangan, perumahan terjangkau, hingga pengembangan Smart Cities. Ibas secara terbuka mengundang Korea Selatan untuk tidak hanya menjadi kontraktor, tetapi mitra investasi strategis, terutama dalam teknologi konstruksi tahan gempa dan Transport-Oriented Development (TOD).
"Efisiensi logistik masih menjadi fokus utama kami, mengingat biayanya mencapai sekitar 23 persen dari PDB. Sinergi dengan MOLIT menjadi sangat penting dalam menjawab tantangan tersebut," tambah Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI ini.
Pertemuan tersebut juga membahas poin-poin spesifik, termasuk proyek Light Rail Transit (LRT) Jakarta. Pihak Korea Selatan melalui Wakil Menteri Kim Yi-tak menyatakan kesiapan perusahaan-perusahaan asal Negeri Ginseng untuk berpartisipasi dalam proyek moda transportasi tersebut.
Selain itu, kedua belah pihak mendiskusikan pembangunan Smart City Center di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang saat ini tengah diupayakan melalui skema Bantuan Pembangunan Resmi (ODA).
"Melalui pertemuan ini, Korea Selatan berharap dapat memperkuat kerangka kerja sama di bidang infrastruktur transportasi berkelanjutan, smart city, dan perluasan pertukaran antara kedua negara," ungkap Kim Yi-tak.
Dalam kunjungan kerja ini, Ibas didampingi oleh sembilan Anggota Fraksi Partai Demokrat dari berbagai komisi di DPR RI, mulai dari Komisi I hingga Komisi XIII. Kehadiran lintas komisi ini dimaksudkan untuk memastikan dukungan legislasi dan pengawasan terhadap rencana kerja sama infrastruktur yang telah dibicarakan.
Ibas berharap kolaborasi ini menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat kedua negara. "Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada kesepakatan di atas kertas, tetapi terwujud dalam proyek nyata yang memberikan manfaat langsung," pungkasnya.(H-2)
Keputusan Lucinta Luna untuk merayakan Lebaran jauh dari tanah air tentu mengundang tanya dari para penggemar.
Indonesia dan Korea Selatan menandatangani 10 MoU strategis dalam kunjungan Presiden Prabowo. Simak daftar lengkap kerja sama dari AI hingga energi bersih.
Kawasan Gwanghwamun Seoul berubah jadi lautan ungu. Toko dan resto siapkan menu khusus ARMY jelang konser comeback BTS Arirang. Cek infonya!
Menelusuri jejak BTS di Seoul. Panduan lokasi BTS Pilgrimage mulai dari Hakdong Park hingga restoran favorit member BTS di Mapo.
Pasar tradisional Gwangjang di pusat kota Seoul telah berevolusi menjadi destinasi yang tak hanya menggoda lidah, tetapi juga menarik perhatian generasi muda dan wisatawan internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved