Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MAJELIS Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Pimpinan Pusat Pusat Muhammadiyah menyambangi kantor Media Indonesia di Kedoya, Jakarta Barat, Rabu (24/1/2024).
Ketua pimpinan pusat Muhammadiyah yang membidangi Hukum HAM dan Hikmah Busyro Muqoddas membeberkan hasil dari keputusan Muktamar Muhammadiyah ke-48 dengan tiga tema besar, yakni keagamaan, kebangsaan, dan kemanusiaan.
“Karena ada problem serius di tiga sektor tadi. Nah lalu, peran Muhammadiyah itu justru memberikan stressing pelaksanaan program-programnya terutama di tiga sektor tadi. Bukan untuk kepentingan Muhammadiyah tetapi untuk kepentingan seluruh elemen bangsa, rakyat, bahkan birokrasi negara,” tegas Busyro kepada Media Indonesia, Rabu (24/1/).
Baca juga : Mimpi Muhammadiyah Majukan Demokrasi Sulit Terealisasi
Menurut Busyro, birokrasi negara menjadi sumber dari segala sumber masalah. Kemudian lanjut Busyro, partai politik mengalami disfungsionalitas yang parah. Sehingga parpol saat ini tidak bisa menjalankan fungsi demokrasi secara baik.
Busyro pun menekankan agar pemerintah segera merevisi serta melengkapi Undang-Undang (UU) No 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik serta UU No 2 Tahun 2011 tentang Perubahan atas Undang-Undang No 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik.
Baca juga : Muhammadiyah: Cawe-Cawe Presiden Refleksi dari Krisis Berkepanjangan
Banyak aspek yang harus dimasukkan pada UU revisi, seperti pembatasan periode kepemimpinan, pengaturan keuangan partai, pola rekruitmen anggota, dan lain sebagainya.
“Publik dan masyarakat ilmiah dituntut untuk mendesak partai politik agar segera melakukan revisi UU tersebut. Pada kenyataannya, partai terkesan enggan untuk melakukannya karena bisa saja revisi tersebut justru merugikan bahkan bisa mengancam posisi status quo mereka,” tuturnya.
Maka dari itu, Busyro menyatakan Muhammadiyah akan mengisi peran parpol yang kosong untuk mengisi kekosongan di dalam tiga aspek, yakni keagamaan, kebangsaan dan kemanusiaan.
Sehingga kedatangan Tim Adhoc Bidang Hukum, HAM, dan Hikmah PP MUhammadiyah sebagai gara terdepan yang langsung memberikan advokasi dan edukasi kepada masyarakat terkait ketiga sektor tersebut.
Adapun dalam kunjungannya, Busyro didampingi oleh Ketua LHKP PP Muhammadiyah, Ridho Al-Hamdi,
Sekretaris LHKP PP Muhammadiyah, David Efendi, Ketua MHH PP Muhammadiyah, Trisno Raharjo Anggota, Sekretaris MHH PP Muhammadiyah, M. Alfian Djafar dan Ketua LBHP PP Muhammadiyah, Taufiq Nugroho. (Z-5)
Memperingati HUT ke-25, Yayasan Del menggelar donor darah serentak di Jakarta dan Toba. Simak detail lokasi dan hasil aksi kemanusiaan ini.
Pakistan puncaki Global Terrorism Index 2026 dengan 1.139 kematian pada 2025. Kelompok TTP jadi aktor paling mematikan di tengah tren penurunan terorisme global.
SETIAP akhir Ramadan, jutaan orang bergerak mudik ke kampung halaman. Semua orang ingin merayakan Idul Fitri bersama keluarga dan orang-orang terdekat.
penambahan armada melalui perusahaan induk ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkokoh posisi SAM Air sebagai mitra utama pemerintah dalam misi kemanusiaan.
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini mendesak pemerintah segera mengevakuasi WNI kru kapal yang terkatung hampir setahun di lepas pantai Afrika tanpa kepastian upah dan nasib.
Ramadan 1447 H, PP GP Ansor bergerak membantu pemulihan warga Aceh pasca-bencana. Sebanyak 150 personel Barisan Ansor Serbaguna Tanggap Bencana (Bagana) diterjunkan.
Haedar Nashir berpesan agar UMSU di bawah kepemimpinan yang baru dapat menjalankan Catur Dharma Perguruan Tinggi dengan sebaik mungkin.
Semenjak gencatan senjata, tidak perubahan yang terjadi di Gaza, bahkan pembunuhan oleh tentara Israel masih berlanjut
KETUA PP Muhammadiyah sekaligus Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji, Muhadjir Effendy menyatakan belum mendalami skema soal wacana pemerintah mengenai war tiket haji.
Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), H. Budi Setiawan, S.T., menegaskan bantuan bagi korban bencana harus disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi yang tepat.
KETUA Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan bahwa gelar akademik tidak secara otomatis menjadikan seseorang sebagai intelektual sejati.
Tantangan masa depan, baik di level lokal, nasional, maupun global, membutuhkan pemikiran yang tajam serta relevan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved