Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Pelita yang dipelopori Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2005-2010 dan 2010-2015 Din Syamsuddin mengukuhkan pengurus baru DPP Partai Pelita sekaligus me-launching logo baru yang lebih fresh, muda, dan energik.
Ari Chandra Kurniawan, yang kerap disapa Archan terpilih sebagai Ketua Umum DPP Partai Pelita dan Saifullah sebagai Sekretaris Jenderal DPP Partai Pelita yang baru. Keduanya membawa semangat kaum milenial dan gen Z untuk ikut meramaikan dunia perpolitikan Tanah Air.
Baca juga: Suara Anak Muda Jadi Gerbong Perubahan di Pemilu 2024
“Para pengurus DPP diutamakan di bawah usia 40 tahun karena kami butuh ide-ide segar dan terobosan besar untuk Indonesia,” ujar Archan dalam pidatonya, pada acara launching logo dan pengukuhan DPP Partai Pelita, di Jakarta, hari ini.
“Meskipun tidak ikut kontestasi Pemilu 2024, kami masih bisa berjuang mempersiapkan Indonesia Cemerlang pada masa depan dengan membentuk gerakan GEN 45 (Generasi Emas Nusantara 2045)."
"Ini merupakan ikhtiar panjang yang akan diperjuangkan untuk membentuk anak-anak muda yang siap mewarnai Indonesia dengan beragam prestasi di masa emasnya,” tambahnya.
Menurut Archan, jika tidak ada yang berikhtiar memperjuangkan mental dan akhlak generasi mendatang serta tidak ada keputusan-keputusan politik yang berpihak pada perbaikan moral, yang akan terjadi yakni Indonesia akan gagal mencapai kegemilangannya pada 2045 karena dipimpin generasi toxic yang lemah mental dan bejat moral.
Baca juga: CSIS: 114 Juta Generasi Muda akan Jadi Pemilih di Pemilu 2024
Ketua MPP Partai Pelita Din Syamsuddin menyampaikan pada 2029 nanti kemungkinan generasi-generasi tua sudah tidak ada lagi di muka bumi. Namun, lanjut dia, estafet kepemimpinan harus terus dilanjutkan dan memastikan masa depan Indonesia harus berada di tangan yang tepat.
"Sudah jadi naluri bagi kaum milenial yang gemar mendisrupsi berbagai hal. Demikian juga Partai Pelita bertekad menjadi game changer untuk mendisrupsi partai-partai lama dengan bermain melalui cara-cara baru," ujar Din.
Din menambahkan Partai Pelita memiliki DNA yakni gotong royong yang terimplementasi dalam sociopreneur dan social movement/volunteerism. Adapun ruhnya adalah nilai-nilai islam yang membawa rahmat bagi alam semesta.
“Kami sudah siapkan berbagai program dan beberapa sudah berjalan baik dalam bidang ekonomi, sosial, pendidikan dan kesehatan. Terutama isu mental health yang sekarang menjadi hal serius untuk dicermati."
"Kami akan membuat pusat-pusat terapi mental untuk kaum muda, Sekolah Negarawan Muda, Kampung Cemerlang, Sportainment serta berbagai program nyata lainnya termasuk mempelopori Tutorial Adab dan Budi Pekerti bagi generasi mendatang," pungkas Din. (RO/S-2)
Generasi Z dan Milenial di Jakarta mulai meninggalkan konsep kepemilikan rumah sebagai simbol sukses. Simak analisis pakar properti terkait tren ini.
Mulai dari kaset dianggap fosil hingga disket dikira ikon "Save" versi 3D, inilah kumpulan cerita kocak orangtua saat anak-anak mereka menemukan teknologi era 80-90an.
Milenial dan Gen Z Indonesia beralih ke multi-income stream dan pengelolaan uang real-time di tengah tekanan ekonomi. Simak perbandingan datanya di sini.
Riset Kaspersky mengungkap 90% Gen Z dan Milenial pilih simpan data digital. Simak tren penyimpanan data di Indonesia dan tips keamanan siber terbaru.
Milenial dan Gen Z mulai meninggalkan parameter kesuksesan tradisional seperti kepemilikan rumah atau tabungan jangka panjang, menuju pengelolaan keuangan yang personal dan berbasis nilai.
Bagi Gen Z dan milenial, kost bukan lagi sekadar tempat tinggal sementara. Hunian sudah menjadi bagian dari gaya hidup dan rutinitas harian.
Survei tersebut menempatkan Anwar Hafid sebagai satu-satunya wakil Sulawesi yang masuk jajaran 10 besar gubernur berkinerja terbaik secara nasional.
Di kota tropis seperti Jakarta, konsep 'summer' tidak sekadar musim, melainkan state of mind, tentang kebebasan, spontanitas, dan koneksi.
Kalangan Gen Z kini lebih mengedepankan personalisasi dan pengalaman dalam merancang hari istimewa mereka.
Bed rotting memiliki dimensi psikologis yang lebih kompleks, terutama terkait tekanan sosial dan proses pencarian jati diri.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dorong peningkatan literasi nasional manfaatkan tingginya minat baca Gen Z berdasarkan riset Jakpat 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved