Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR hukum tata negara dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Andi Sandi Antonius Tabusassa Tonralipu menilai perubahan pendirian hakim pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait batas usia calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).
“Pada prinsipnya, bukan penyerobotan hukum namun di putusan 90 terlihat betul perubahan pendirian hakim. Seharusnya, putusan yang terdahulu menjadi patokan,” ungkap Andi kepada Media Indonesia, Selasa (17/10).
Baca juga: Gibran Diharapkan Tolak Dicalonkan Jadi Cawapres
Andi menerangkan ada hakim yang memiliki pengaruh sangat besar terhadap hakim lain. Sebab, pada tiga putusan sebelumnya para hakim tersebut menolak masuk dalam perdebatan batas usia. “Saya lebih melihat adanya vested interest yang lebih dominan,” tegas Andi.
Dalam dissenting opinion saat membacakan putusan uji materi batas usia minimal calon presiden dan calon wakil presiden, kemarin, hakim konstitusi Saldi Isra merasa gerah sekaligus cemas dengan sikap dan pandangan sebagian hakim konstitusi yang dinilainya menjebakkan diri dalam pusaran politik.
Dari 13 perkara permohonan pengujian Pasal 169 Huruf q UU Pemilu tentang syarat minimal usia capres dan cawapres adalah 40 tahun yang diterima MK, tujuh di antaranya diputus, Senin (16/10/2023). Lima perkara ditolak, satu dicabut, dan hanya satu permohonan yang dikabulkan sebagian oleh MK.
"Saya bingung dan benar-benar bingung untuk memulai harus dari mana pendapat berbeda ini. Sebab, sejak menapakkan kaki sebagai hakim konstitusi pada 11 April 2017, baru kali ini saya mengalami peristiwa aneh yang luar biasa dan bisa dikatakan jauh dari batas penalaran yang wajar. Mahkamah berubah sikap dan pendiriannya hanya dalam sekelebat,” ujar Saldi ketika membacakan dissenting opinion.
Saldi juga menyoroti beberapa hakim yang kelihatan inkonsisten, bahkan tidak bisa mempertahankan pendapatnya yang berubah dari suatu perkara ke perkara lain dengan basis yang minim.
Sebelumnya, politikus PDI Perjuangan Rieke Diah Pitaloka, juga menyampaikan Ketua MK Anwar Usman sesat berpikir.
Baca juga: Drama Lanjutan Diprediksi Terjadi Bila Gibran Berlabuh ke Prabowo
Sebab, Usman telah mengatakan, Nabi Muhammad SAW mengangkat panglima perang Muhammad al-Fatih untuk melawan kekuatan Bizantium.
Jika Usman menjadikan ini sebagai pertimbangan hukum, lanjut Rieke, maka terindikasi kuat itu merupakan suatu kesesatan dalam berpikir.
“Terindikasih kuat merupakan ‘fallacy argumentum ad verecundiam’ dalam suatu putusan pengadilan. Terindikasi kuat merupakan suatu penalaran hukum yang tidak tepat, karena penggunaan otoritas yang tidak dapat dibenarkan berdasarkan Ilmu Hukum,” ujar Rieke. (P-3)
Menurut MK, mengubah syarat usia terlalu sering dapat menimbulkan ketidakpastian hukum maupun ketidakadilan karena mudahnya terjadi pergeseran parameter kapabilitas atau kompetensi.
Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan tidak menemukan bukti adanya intervensi Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait perubahan syarat usia capres dan cawapres.
THE Asian Network for Free Elections (Anfrel) merilis laporan mengenai pengamatan ahli terkait penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) 2024 di Indonesia.
KUBU pasangan capres dan cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin (AMIN) mengapresiasi putusan DKPP soal Ketua KPU.
PENGGUGAT uji materi batas usia capres dan cawapres di Mahkamah Konstitusi, Almas Tsaqibirru dikabarkan melayangkan gugatan terhadap Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.
Mahkamah Konstitusi (MK) menetapkan pencabutan uji konstitusionalitas batas usia capres-cawapres.
Di sisi lain, menurutnya, Gibran seolah menutup celah konflik tanpa harus masuk ke dalam perdebatan soal sejarah politik keluarganya.
Lucky menilai, kondisi tersebut mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menyikapi informasi yang beredar.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka merespons pernyataan Jusuf Kalla terkait peran politiknya bagi Jokowi. Gibran sebut JK sebagai idola dan mentor
Wapres Gibran melepas Presiden Prabowo ke Rusia untuk bertemu Putin. Agenda utama mencakup kerja sama energi, pasokan minyak, dan isu geopolitik global.
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka, mendorong adanya pelibatan hakim ad hoc dari kalangan profesional dalam persidangan kasus penyiraman air keras Andrie Yunus.
Anggota Komisi II DPR RI Deddy Sitorus sempat menyinggung soal wacana Wapres Gibran untuk berkantor di IKN.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved