Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri berhasil menangkap 16 orang pelaku pengedar narkotika jenis Sabu-sabu, Ekstasi, dan obat jenis Ketamin.
Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Jayadi mengatakan dari tangan para pelaku, polisi berhasil menyita 75 kg sabu-sabu, 13.007 butir ekstasi, dan 1.911 gram ketamin.
“Ini Semua berkat kerja sama dan kolaborasi bea cukai Batam, Riau, Aceh, Jakarta termasuk Medan dan terakhir lapas Cirebon,” kata Jayadi di Gedung Bareskrim Polri, Senin (29/5).
Baca juga: Polres Metro Jakarta Barat Musnahkan Sabu dan Ganja Senilai Rp409 Miliar
Jayadi menambahkan kasus ini merupakan hasil pengungkapan sejak akhir April-Mei 2023.
“Kasus pertama, jajaran kita kolaborasi berhasil mengungkap 35 kg sabu-sabu di Kota Batam dengan modus operandi memasukan sabu-sabu ke ban kendaraan yang akan dikirim ke Palembang. Akan tetapi tersangka sudah tidak berada di tempat dan berhasil diamankan di Medan dengan jumlah 3 tersangka,” kata Kombes Jayadi.
Baca juga: Teddy Minahasa Banding, Pakar : Asal Usul Sabu Jadi Kunci Penting
Kasus kedua, lanjut Kombes Jayadi, berkat tim kolaborasi berhasil menangkap 5 tersangka dengan modus operandi mengirimkan narkotika jenis sabu-sabu yang dilarutkan dalam kain gorden, lengkap dengan larutan sabu-sabu. Pihaknya juga mendapatkan sabu 12 kg bruto.
“Kasus ketiga berkat kerja sama kolaborasi informasi pengiriman dari Italia yaitu ketamin. Ketamin bukan kategori narkotika tetapi sediaan farmasi. Dalam kasus ini kami menangkap 1 orang dan barang bukti 1,9 gram ketamin,” ujarnya.
Kasus keempat, pihaknya berhasil mengungkap sabu-sabu seberat 3 kg di pelabuhan Sekupang Batam dengan menangkap 2 tersangka.
Kemudian kasus kelima, pengungkapan di kepulauan Meranti Riau pada bulan Mei 2023, dengan barang bukti sabu-sabu 10 kg dengan 2 orang tersangka.
“Kasus keenam, jenis sabu-sabu tkp di Pekanbaru yang masuk melalui Selat Panjang Kepulauan Meranti. Di kasus ini kami berhasil mengamankan 8 kg sabu-sabu dan 1 pelaku,” tuturnya.
“Kasus ketujuh, narkotika jenis sabu-sabu yang berhasil ditangkap di sebuah hotel di daerah Pekanbaru, dengan barang bukti 7 kg sabu-sabu dan 13 ribu butir ekstasi dari dua tersangka," tandasnya.
Dari tujuh kasus yang berhasil diungkap pada periode April-Mei itu, para pelaku dikenakan Pasal 111, 112, 114 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan UU Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.
Atas pengungkapan itu, petugas berhasil menyelamatkan 315.203 jiwa dari ancaman narkotika. (Z-10)
Kedua tersangka merupakan residivis kambuhan yang tercatat sudah berulang kali masuk penjara akibat kasus serupa pada tahun 2010 dan 2022
Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar berhasil mengungkap jaringan peredaran gelap narkotika jenis tembakau sintetis atau yang dikenal dengan sebutan "sinte".
Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan di 14 tempat kejadian perkara (TKP) pada lima kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.
Perubahan pola peredaran narkoba yang semakin canggih menuntut kewaspadaan dari semua pihak, termasuk di lingkungan pendidikan dan keluarga.
Berdasarkan informasi yang diterima dari BNN mengenai adanya aktivitas mencurigakan terkait penggunaan narkotika oleh WNA di sebuah penginapan, Tim Patroli Kantor Imigrasi Ngurah Rai
Petugas berhasil mengamankan MA diduga sebagai pengedar sabu beserta 11 paket narkotika siap edar.
POLDA Sumut mengklaim pihak kepolisian telah berhasil menembus perlawanan sindikat narkoba di kawasan Jermal 15, meski sempat mendapat perlawanan saat melakukan beberapa kali penindakan.
Kasi Humas Polres Taput, Aiptu W. Baringbing, Sabtu (21/2), mengatakan penangkapan dilakukan di tempat berbeda pada hari yang sama.
SEORANG pengedar narkotika jenis ganja seberat 1,3 kilogram (kg) ditangkap di wilayah Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (19/2).
KEPOLISIAN Daerah Jawa Tengah mengonfirmasi terjadinya insiden perlawanan bersenjata saat Tim Satresnarkoba Polres Pekalongan melakukan penangkapan pengedar psikotropika.
SEORANG pegawai honorer berinisial MS, 22, ditangkap polisi setelah nekat jadi pengedar pil ekstasi. Aksi MS terbongkar saat dia bertransaksi di Jalan Pahlawan, Deli Serdang.
DUA pria di Kabupaten Aceh Timur, Aceh, yang terlibat dalam sindikat penyelundupan narkoba ditangkap Tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Ditpidnarkoba) Bareskrim Polri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved