Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate memberikan klarifikasi tentang kabar yang menyebut dirinya akan mundur sebagai Menkominfo. Johnny menegaskan dirinya hingga saat ini masih dipercaya oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melaksanakan tugas dan fungsi sebagai Menkominfo.
"Mengingat informasi terkait dengan tugas kami sebagai Menkominfo RI yang telah beredar secara luas dimasyarakat khususnya dalam media sosial maka dapat kami sampaikan bahwa hingga saat ini kami masih melaksanakan tugas dan fungsi yang dipercayakan oleh bapak Presiden sebagai anggota kabinet Indonesia Maju," ujar Johnny dalam keterangannya yang disampaikan di Jakarta, Kamis (5/1).
Baca juga: Survei Indikator: Elektabilitas Ganjar-Erick Didukung Basis Massa Jokowi dan PDI Perjuangan
Kendati demikian, Johnny menuturkan perombakan kabinet merupakan hak prerogatif dari presiden. Presiden berhak membentuk dan merubah anggota kabinet sesuai dengan kepentingan yang ingin dicapai dalam pemerintahan.
"Namun demikian perlu ditegaskan kembali bahwa membentuk dan merubah atau mengganti anggota kabinet sepenuhnya menjadi kewenangan prerogatif Presiden sesuai Konstitusi Indonesia," ujarnya.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem tersebur meyakini bahwa setiap partai politik di Indonesia memahami, memaklumi untuk menjaga hak konstitusional presiden. Dirinya menghinbau agar masyarakat bijak dalam mendistribusikan informasi di media sosial.
"Marilah kita bersama menjaga agar informasi yang didistribusi dan ditransmisikan kepada masyarakat terlebih dahulu harus dikonformasi agar akurasinya dapat dipertanggung jawabkan dan demi mencerdaskan masyarakat," ungkapnya. (OL-6)
Agung menekankan perombakan kabinet juga diharapkan membawa perbaikan di berbagai sektor, mulai dari komunikasi publik, tata kelola pemerintahan.
RESHUFFLE kabinet yang baru saja dilakukan Presiden Prabowo Subianto dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kinerja pemerintahan.
Terpantau secara Visual, Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. T
Dudung juga membuka kemungkinan melakukan inspeksi mendadak (sidak) jika ditemukan program yang tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Pelantikan Hasan tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 53P tahun 2026 tentang Pengangkatan Penasehat Khusus Presiden bidang Komunikasi.
Presiden Prabowo Subianto memimpin pelantikan pejabat baru dalam Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved