Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KABAR perombakan jajaran Kabinet Indonesia Maju kian santer berembus setelah PAN resmi masuk ke dalam Koalisi Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. Relawan Jokowi Mania (JoMan) memprediksi Presiden Joko Widodo akan menggelar reshuffle kabinet dalam waktu dekat. Ia mengklaim mengantongi informasi tersebut dari lingkaran Presiden Jokowi.
"(Reshuffle kabinet) Info yang kita dapat dalam waktu dekat sih, tapi paling lambat ya Oktober ini. Reshuffle ini juga menjadi kebutuhan agar pemerintahan Jokowi yang terakhir ini meninggalkan legacy yang baik buat pemerintahannya yang periode kedua ini kurang maksimal," kata Ketua Relawan Joman Immanuel Ebenezer (Noel) lewat pesan singkat, Selasa (7/9).
Menurutnya, kurang maksimalnya pemerintahan Presiden Jokowi pada periode kedua, bukan karena masalah pandemi Covid-19. Immanuel berpendapat penyebab turunnya kinerja kabinet, karena sejumlah menteri yang tidak bekerja sungguh-sungguh. Ia berharap ada reshuffle kabinet demi Jokowi meninggalkan 'legacy' yang baik meski hal itu merupakan hal preogratif Presiden.
Ia mengaku belum mengetahui pasti ihwal kursi menteri yang akan mengalami pergantian. Namun, Noel memprediksi Mensesneg Pratikno, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A. Djalil, Menteri Perdagangan M Luthfi dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
"Kita lihat sampai detik ini marak mafia tanah, mafia kesehatan, mafia obat, obat mahal, langka, belum lagi mafia PCR. Kita lihat antigen itu semua harus pakai standar Kemenkes, kita lihat alatnya juga tidak bagus," tandasnya.
Selain itu, ia menilai Pratikno berkali-kali bermasalah berkaitan dengan dokumentasi negara. Apalagi, tugasnya adalah menyaring keluar masuknya informasi berkaitan dengan kepentingan Presiden.
"Salah satunya (masalah) Omnibus Law, kedua soal Bipang, ketiga soal statuta Universitas Indonesia dan belum yang lain lain. Kabarnya Presiden memang sedang tidak happy ke beliau," ujar Noel.
Ia menambahkan, menteri berlatar belakang profesional kerap memakai logika bisnis ketika di mandatkan untuk menyelesaikan sesuatu atau persoalan pandemi. Akhirnya, tak ada penyelesaian kemanusiaan karena didasari peluang-peluang bisnis. Hal ini, kata dia, menjadi pelajaran juga untuk Presiden Jokowi.
"Menteri yang dicopot legawa dan ikhlas. Jangan berbuat gaduh apalagi sampai bermanuver," pungkas aktivis 98 ini. (OL-8)
Agung menekankan perombakan kabinet juga diharapkan membawa perbaikan di berbagai sektor, mulai dari komunikasi publik, tata kelola pemerintahan.
RESHUFFLE kabinet yang baru saja dilakukan Presiden Prabowo Subianto dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kinerja pemerintahan.
Terpantau secara Visual, Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. T
Dudung juga membuka kemungkinan melakukan inspeksi mendadak (sidak) jika ditemukan program yang tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Pelantikan Hasan tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 53P tahun 2026 tentang Pengangkatan Penasehat Khusus Presiden bidang Komunikasi.
Presiden Prabowo Subianto memimpin pelantikan pejabat baru dalam Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta.
Selain Tom Lembong, masih ada beberapa mantan menteri era Jokowi yang terjerat kasus korupsi. Berikut beberapa mantan menteri tersebut.
Seharusnya Prabowo berkaca pada kabinet pemerintahan Jokowi.
“Setahu saya ada. Kan Pak Prabowo sudah ngomong kalau nama-nama dari kabinet Pak Jokowi yang bagus-bagus akan juga dipakai untuk membantu beliau."
MENTERI Sosial Tri Rismaharini bungkam saat ditanya rencana mundur dari kabinet Presiden Jokowi. Ia hanya tersenyum dan melambaikan tangan ke awak media, Selasa (3/9).
PDIP berharap reshuffle kabinet di akhir masa jabatan ditujukan untuk meningkatkan kinerja. Pasalnya, persoalan perekonomian rakyat mendesak untuk diselesaikan.
Saat ditanya lebih lanjut soal Menteri ESDM Arifin Tasrif yang akan digantikan oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Presiden enggan menjawab kabar tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved