Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah diinformasikan tertangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Sabtu (27/2) sekitar pukul 01.00 Wita di Rumah Jabatannya, Jalan jenderal Sudirman Makassar.
Selain Nurdin, tim KPK beranggotakan sembilan orang juga mengamankan lima orang lainnya, yaitu seorang pengusaha dan sopirnya, ajudan gubernur, serta sekretaris salah satu OPD di Sulsel juga bersama sopirnya.
Saat ini semuanya sudah bertolak ke Jakarta menggunakan Pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 617 dan sekitar pukul 07.00 Wita mereka keluar lewat pintu 2 Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin.
Sebelumnya Tim KPK dan semua yang dibawa ke Jakarta menuju ke sebuah klinik untuk dilakukan pemeriksaan Swab antigen untuk persiapan berangkat ke Jakarta melalui Bandara Sultan Hasanudin.
Ada pun barang bukti yang diamankan oleh Tim KPK yaitu sebuah koper yang berisi uang sebilai Rp1 miliar yang diamankan di Rumah Makan Nelayan Jalan Ali Malaka, Makassar.
Saat di Bandara, Nurdin Abdullah terlihan mengenakan baju motif kotak-kotk ditutup jaket hitam dan celan jean biru dan topi biru.
Sayangnya belum ada keterangan resmi terkait hal ini. Baik dari pihak KPK atau pun Pemprov Sulsel sendiri. Veronica Moniaga, jubir Gubernur Sulsel hanya mengatakan, "Tabe.. sejauh ini kami belum bisa mengonfirmasi hal ini sekrang. Secepatnya akan kami kabari apabila sudah terima informasi." Itupun lewat pesan singkat. (X-10)
Akses menuju pendopo Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur yang juga merupakan rumah dinas bupati, masih ditutup rapat pasca-OTT KPK.
KPK menetapkan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo bersama ajudannya Dwi Yoga Ambal sebagai tersangka usai operasi tangkap tangan pada 11 April 2026. Kasus ini menambah panjang daftar kepala daerah yang tumbang lewat OTT KPK sepanjang 2026.
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo bersama ajudannya Dwi Yoga Ambal menjalani pemeriksaan setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Gedung Merah Putih KPK.
Dalam kasus ini, ada 18 orang tertangkap di Tulungagung. Dari total itu, sebanyak 13 orang dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan.
Uang sitaan itu diberikan ke Gatut lewat Yoga yang merupakan orang kepercayaannya. Dalam pemeriksaan, uang bakal digunakan untuk kepentingan pribadi Gatut.
Karena perjanjian itu, Gatut berani meminta uang kepada kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan lainnya, karena adanya klausul manut perintah bupati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved