Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SUGI Nur Raharja atau biasa disapa Gus Nur ditangkap karena diduga telah menghina Nahdlatul Ulama (NU) melalui pernyataannya yang ia unggah dalam kanal YouTube Munjiat Channel.
Selain itu, Refly juga sempat menyebarkan video wawancara dengan Gus Nur dalam kanal YouTube miliknya dengan judul “Gus Nur, Nahdliyin Oposisi!!!”.
“Padahal konten yang menyebarkan hina NU bukan hanya munjiat channel milik sugiknur tapi disebarkan juga Refly Harun Channel,” cuit Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid dalam @muannas_alaidid, Minggu (27/12).
Muannas mempertanyakan, mengapa hanya Gus Nur yang ditangkap. Padahal, kata dia, Refly juga sempat menjadi pihak yang menyebarkan. “Kok hanya sugiknur yang kena, Anda kecewa juga gak Refly?” katanya mengakhiri.
Cuitan Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid ini menimpali cuitan Refly Harun yang 'Kecewa krn Said Didu Dilaporkan ke Polisi, Padahal yg Dikritik Pres. Jokowi. (OL-13)
Baca Juga: Polri Bakal Panggil Refly Harun untuk Diperiksa Terkait Sugi Nur
Baca Juga: Refly Harun: Tidak Ada yang Salah dengan Pertanyaan Saya
Jusuf Kalla melaporkan Rismon Sianipar atas dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan dana Rp5 miliar dalam isu ijazah palsu Joko Widodo di YouTube.
Pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut dari penetapan status tersangka terhadap BS
MK tidak terima gugatan Roy Suryo Cs terkait pasal pencemaran nama baik di UU ITE & KUHP. Hakim menilai permohonan kabur dan tidak sinkron. Simak ulasannya
kuasa hukum Nabilah O’Brien pertanyakan penetapan tersangka kliennya usai viralkan CCTV pencurian. Simak kejanggalan kasus dan kronologi lengkapnya di sini
Rizki juga menjelaskan dalam narasinya terlapor menganggap bahwa NU dan Muhammadiyah terlibat dalam politik praktis.
Para terlapor dipersangkakan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, khususnya Pasal 433 ayat 2 dan/atau Pasal 434 ayat 1 terkait pencemaran nama baik dan fitnah
Seluruh keputusan dalam muktamar harus berorientasi pada kepentingan masyarakat luas, bukan kelompok tertentu.
Saifullah Yusuf menyatakan aspirasi Ketua PWNU se-Indonesia terkait waktu pelaksanaan muktamar selaras dengan keputusan internal organisasi.
Menurutnya ini bukan sekadar teladan yang tidak hanya berlaku bagi kalangan anak muda NU sebagai generasi penerus.
Arah pemilihan Rais Aam melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) saat ini sangat dipengaruhi oleh konfigurasi kepentingan para aktor utama di posisi Ketua Umum.
Gus Lilur merasa prihatin jika tradisi besar seperti pesantren dan bahtsul masail terpinggirkan oleh kepentingan elektoral.
Oleh karena itu, penguatan relasi NU dan NKRI membutuhkan agenda strategis yang melampaui retorika. Digitalisasi dakwah moderat ialah kebutuhan mutlak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved