Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PIMPINAN Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah meluruskan pernyataan dukungan bagi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar untuk menjadi calon Kapolri. Pernyataan yang dilontarkan salah satu Ketua PP Pemuda Muhammadiyah itu disebut sebagai sikap pribadi.
"Dengan tegas, PP Pemuda Muhammadiyah menyatakan hal tersebut merupakan pandangan pribadi, yang bukan merupakan sikap resmi organisasi," kata Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto dalam keterangan tertulis, Minggu (27/12).
Menurut dia, PP Pemuda Muhammadiyah tidak memiliki kepentingan terhadap suksesi kepemimpinan di Polri. Tetapi, induk organisasi yang berdiri sejak 1912 itu perlu bersikap terhadap persoalan bangsa.
Baca juga: Kapolri: Perayaan Natal Berjalan Aman dan Lancar
"PP Pemuda Muhammadiyah tentunya tidak boleh apatis dan tidak memiliki sikap yang jelas terkait masalah kebangsaan," ujar Sunanto.
PP Pemuda Muhammadiyah sejatinya mendukung siapa pun sosok calon Kapolri. Dukungan diberikan jika sosok itu memiliki kemampuan dan pengalaman.
"Sesuai dengan syarat yang diatur dalam peraturan perundang-undangan tanpa diskriminasi suku, agama, ras, dan golongan," ujar dia.
Sebelumnya, Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Sandro Andriawan menyebut Boy Rafli Amar paling layak memimpin pucuk pimpinan Polri. Pengalaman Boy yang mumpuni dalam bidang reserse dan antiteror dinilai layak menggantikan Kapolri Jenderal Idham Azis yang akan pensiun pada Februari 2021. (OL-1)
Haedar Nashir berpesan agar UMSU di bawah kepemimpinan yang baru dapat menjalankan Catur Dharma Perguruan Tinggi dengan sebaik mungkin.
Semenjak gencatan senjata, tidak perubahan yang terjadi di Gaza, bahkan pembunuhan oleh tentara Israel masih berlanjut
KETUA PP Muhammadiyah sekaligus Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji, Muhadjir Effendy menyatakan belum mendalami skema soal wacana pemerintah mengenai war tiket haji.
Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), H. Budi Setiawan, S.T., menegaskan bantuan bagi korban bencana harus disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi yang tepat.
KETUA Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan bahwa gelar akademik tidak secara otomatis menjadikan seseorang sebagai intelektual sejati.
Tantangan masa depan, baik di level lokal, nasional, maupun global, membutuhkan pemikiran yang tajam serta relevan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved