Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siroj menyampaikan ucapan selamat Milad Muhammadiyah ke-108 yang jatuh pada 18 Novermber.
"Selamat hari Milad Muhammadiyah ke-108," kata Said dalam sambutan daringnya atas hari jadi Muhammadiyah, Rabu.
Ia berharap Muhammadiyah ke depan mampu menjadi organisasi kemasyarakatan Islam yang lebih bermanfaat, bergengsi, bermartabat dan berkontribusi dalam membangun budaya dan martabat bangsa Indonesia.
Dengan begitu, kata dia, Muhammadiyah menjadi bagian terpenting dari masyarakat Indonesia.
Muhammadiyah bersama Nahdlatul Ulama, kata dia, akan selalu mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika.
Baca juga: Jimly Minta Aparat Bertindak Tanggapi Video Ceramah Rizieq
Said juga berharap Muhammadiyah sebagai organisasi kemasyarakatan melalui segala potensinya agar bisa terus berkontribusi demi kebaikan bangsa dan negara.
"Milad yang ke-108 dengan tema "Meneguhkan Gerakan Keagamaan, Menghadapi Pandemi dan Masalah Negeri", tema ini sangat relevan dengan keberadaan kita semua," kata dia.
"Saya yakin Muhammadiyah akan mampu berkontribusi mengatasi segala problem di negeri kita dengan kebesaran dan segala potensi sumber daya manusia yang ada di Muhammadiyah," katanya.(OL-4)
Seluruh keputusan dalam muktamar harus berorientasi pada kepentingan masyarakat luas, bukan kelompok tertentu.
Saifullah Yusuf menyatakan aspirasi Ketua PWNU se-Indonesia terkait waktu pelaksanaan muktamar selaras dengan keputusan internal organisasi.
Menurutnya ini bukan sekadar teladan yang tidak hanya berlaku bagi kalangan anak muda NU sebagai generasi penerus.
Arah pemilihan Rais Aam melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) saat ini sangat dipengaruhi oleh konfigurasi kepentingan para aktor utama di posisi Ketua Umum.
Gus Lilur merasa prihatin jika tradisi besar seperti pesantren dan bahtsul masail terpinggirkan oleh kepentingan elektoral.
Oleh karena itu, penguatan relasi NU dan NKRI membutuhkan agenda strategis yang melampaui retorika. Digitalisasi dakwah moderat ialah kebutuhan mutlak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved