Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin, mengatakan, DPR menerima masukan Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) terkait Rancangan Undang Undang (RUU) Cipta Kerja yang sedang dibahas di Badan Legislasi DPR.
Hal itu disampaikan dia usai kedatangan perwakilan KSPN ke Gedung DPR untuk bertemu Azis serta Wakil Ketua DPR, Rachmat Gobel, pimpinan Badan Legislasi DPR, M Nurdin, dan anggota Badan Legislasi DPR, Lamhot Sinaga.
"DPR menyambut baik dan sangat berterima kasih telah memberi masukan dalam pembahasan RUU Cipta Kerja dari Konfederasi Serikat Pekerja Nasional," kata Syamsuddin, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (13/8).
Ia menegaskan, kedatangan Serikat Pekerja meminta agar kepentingan pekerja nantinya dapat masuk dan terakomodir dengan baik serta dapat diawasi dalam proses pembahasan RUU Cipta Kerja itu di Baleg DPR RI.
"Intinya kehadiran KSPN ke DPR untuk dapat dilibatkan dalam pembahasan RUU Cipta Kerja sehingga kepentingan pekerja dapat terakomodir dan terjalin komunikasi dengan baik," ujar Azis.
Bertemu Badan Eksekutif Mahasiswa
Pada hari yang sama, Kamis (13/8), pukul 12.00 WIB hingga 14.30 WIB, Azis yang juga Wakil Ketua Umum Partai Golkar Azis Syamsuddin kembali menemui perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Jabodetabek di Kantor DPR/MPR RI Senayan.
Dalam pertemuan yang membahas RUU Cipta Kerja itu, BEM se-Jabodetabek juga berdiskusi dengan Aziz Syamsuddin, Rachmat Gobel, M. Nurdin, dan Lamhot Sinaga.
Kemudian perwakilan BEM se-Jabodetabek di antaranya Presiden BEM UniversitasTrisakti Dinno Ardiansyah, BEM Universitas Pelita Bangsa, Suhendar, BEM UKI Edmund, BEM UIN Ciputat, BEM Universitas Mercusuar Febri, BEM Unkris Dwiki, BEM STIE Adit, BEM ITL Rofir, dan sejumlah aktivis mahasiswa lainya.
Perwakilan BEM se-Jabodetabek hanya menyatakan sikap kepada Pimpinan DPR RI atas mempertimbangkan pengesahan RUU Cipta Kerja, karena RUU tersebut dianggap mencederai rakyat kecil.
Dinno, perwakilan BEM Universitas Trisakti, mengatakan,"RUU Cipta Kerja kami tolak, kenapa demikian, karena RUU tersebut melukai nasib rakyat Indonesia."
Senada dengan Dinno, Perwakilan BEM Pelita Bangsa, Suhendar, juga melihat bahwa secara substansi RUU tersebut perlu dipertimbangkan ulang oleh wakil rakyat di DPR RI. "Karena kami membaca ada hal-hal yang mengganjal di pikiran kami," kata Suhendar.
Sementara itu, Azis Syamsuddin menjawab dengan pendekatan ilmiah serta melihat kepentingan nasional bangsa Indonesia, bahwa RUU Cipta Kerja adalah jawaban untuk solusi Indonesia keluar dari krisis ekonomi.
“Teman-teman BEM harus kembali membaca ulang RUU Cipta Kerja, membaca dan mendalami lagi, agar dialog kita lebih substansi dan melahirkan gagasan lebih baik, karena RUU Cipta Kerja ini solusi menyelesaikan persoalan ekonomi Indonesia,” tutur Azis.
Azis menambahkan bahwa dirinya telah berulang-ulang membaca RUU Cipta Kerja. "RUU Ini saya yakin lebih pada kepentingan bersama alias kepentingan nasional," ucap Azis yang juga mantan Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). (Antara/OL-09)
.
J&T Express luncurkan J&T Connect Preneur Goes to Campus. Program inkubasi mahasiswa dengan total hadiah Rp225 juta dan mentoring bisnis digital.
Situasi di lingkungan kampus juga dinilai belum menunjukkan keberpihakan terhadap korban, bahkan muncul dugaan adanya intimidasi terhadap korban dan keluarganya.
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka kucurkan Rp1,8 miliar dana pribadi untuk beasiswa 150 mahasiswa akibat kendala APBD.
Melalui dana zakat, Baznas akan terus berkomitmen mendukung gagasan-gagasan dan cita-cita anak muda yang berkontribusi untuk kemajuan bangsa.
Transparansi pendanaan organisasi nonpemerintah (NGO) menjadi sorotan di tengah meningkatnya arus modal global dan aktivitas lembaga swadaya masyarakat di Indonesia.
KADIN, Takeda, dan Bio Farma luncurkan SIAP Lawan Dengue untuk perkuat K3 dan produktivitas perusahaan dari risiko demam berdarah di Indonesia.
Berakhirnya masa libur lebaran Idul Fitri 1447 H, para pekerja mulai kembali meramaikan aktifitas Jakarta
BPJS Ketenagakerjaan kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan perhatian kepada pekerja Indonesia melalui dukungan terhadap program mudik gratis
Transformasi teknologi dan ketidakstabilan geopolitik global kini menjadi ancaman nyata bagi tatanan dunia kerja.
Berdasarkan survei terhadap 1.000 responden pada akhir 2025, sebanyak 82% pekerja Indonesia mengaku bahagia di tempat kerja.
Banyak pekerja tetap memaksakan diri menjalani aktivitas normal meski kondisi tubuh dan pikiran mereka sebenarnya sudah berada di bawah tekanan hebat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved