Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri ingin korupsi hilang dari Tanah Air agar penyakit tersebut tak lagi mampu mempengaruhi apalagi merasuki anak-anak kita, generasi penerus bangsa dan kebangga negeri ini. Ia pun mengaku 'muak' dengan tindakan korupsi yang dilakukan oknum pejabat.
Untuk menjalankan mimpinya itu, Firli berencana menanamkan sikap antikorupsi mulai dari pendidikan taman kanak-kanak (TK). Menurutnya, anak-anak perlu didoktrin dengan sikap antikorupsi sejak dini.
"KPK tengah menjalankan strategi pendekatan pendidikan masyarakat mulai dari anak-anak TK, Sekolah Dasar (SD), hingga perguruan tinggi untuk membentuk mindset dan culture-set melalui beberapa program edukasi antikorupsi," kata Firli, Jumat (24/7).
Baca juga: Tahan 11 Anggota DPRD Sumut, KPK: Bukti Korupsi Kejahatan Massal
Firli mengatakan tiap materi pendidikan antikorupsi akan berbeda. Itu tergantung dari tingkatan sekolah yang sedang diduduki. Menurut Firli, menanamkan sikap antikorupsi adalah cara ampuh untuk menghapus tindakan rasuah di masa depan. Pendekatan itu akan dilaksanakan secara holistik, integral sistemik, dan sustainable.
"Strategi ini dapat menjadi salah satu imun bagi anak-anak kita agar tidak terjangkit virus korupsi dan pengaruh kuat laten korupsi yang telah berurat akar di negeri ini," ujar Firli.(OL-5)
Mendikdasmen menegaskan komitmennya dalam menjaga pelaksanaan TKA agar tetap kredibel, transparan, dan berintegritas di seluruh wilayah Indonesia.
WIC Jakarta sukses gelar Konferensi Biennial WCI ke-17. Fokus pada pemberdayaan perempuan, pendidikan, dan pelestarian warisan budaya di era transformasi.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk mengatasi kendala tersebut agar tidak terjadi di tahun berikutnya.
Dalam konteks ini, pendidikan vokasi seharusnya menjadi solusi strategis. Namun untuk memahami bagaimana seharusnya vokasi berfungsi, kita perlu melihat praktik terbaik global.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan komitmennya melakukan perbaikan besar-besaran sektor pendidikan, mulai dari renovasi fisik sekolah hingga penguatan kualitas pembelajaran.
President University mengukuhkan tiga Guru Besar baru: Prof. Anton Wachidin, Prof. Erwin Sitompul, dan Prof. Jhanghiz Syahrivar untuk perkuat riset nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved