Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT Militer dan Pertahanan Connie Rahakundini Bakrie menyarankan Kementerian Pertahanan untuk membatalkan proposal pembelian 15 pesawat tempur eks Austria, Eurofighter Thypoon.
Selain pembelian alutsista bekas ini harus memenuhi ketentuan Undang-undang Nomor 16 Tahun 2012 tentang Industri Pertahanan juga spesifikasinya sama dengan Shukoi 27/35 yang sudah dimiliki Indonesia.
"Jika dipaksakan membeli alutsista bekas berarti Menhan berpotensi melanggar UU Industri Pertahanan," katanya kepada Media Indonesia, Kamis (23/7).
Menurut dia, terdapat ketentuan dalam regulasi itu yang mensyaratkan sejumlah hal dalam pembelian alutsista bekas pakai. Dengan begitu perlu kajian mendalam supaya rencana Kementerian Pertahanan ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Baca juga: DPR Minta Rencana Pembelian Jet Bekas Austria Harus Dikaji Lagi
Selain itu, ia juga mengatakan fungsi pengoperasian Eurofighter Typhoon sama seperti Sukhoi 27/35 yang sudah dimiliki TNI. Daripada membeli 15 alutsista bekas asal Austri lebih baik menambah jumlah Shukoi.
"Mengapa tidak beli saja lebih banyak lagi Sukhoi yang murah dan memudahkan logistik dan operasional TNI AU," tegasnya.
Bila tetap dipaksakan membeli Eurofighter Thypoon, kata dia, Indonesia akan semakin terbebani dengan sistem logistik alutsista. "Siap-siap kita akan semakin rumit dalam sistem logistik dan semakin mahal operasionalnya," pungkasnya.
Seperti diketahui Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melayangkan surat bernomor 60/M/VII/2020 dengan perihal proposal tentang Eurofughter Typhoon Aircraft. Surat ini ditujukan untuk Menteri Pertahanan Austria, Klaudia Tanner.
Prabowo mengatakan suratnya ini merupakan hal yang paling penting bagi Indonesia. Indonesia-Austria memiliki tanggung jawab untuk melindungi warga negara dan wilayah masing-masing.
Ia mengaku sudah menyelesaikan persyaratan sebagaimana yang telah ditentukan Austria. Dirinya merasa terkesan dengan teknologi dan pengetahuan negara-negara Eropa serta meminta proposalnya ini.
"Saya diberi tahu oleh Bpk. W. Grosse bahwa Pemerintah Austria telah mengakuisisi Eurofighter Typhoon pada tahun 2002. Hingga hari ini, Austria memiliki 15 pesawat seperti itu. Untuk mencapai target saya dalam memodernisasi Angkatan Udara Indonesia, oleh karena itu, saya ingin mengusulkan untuk mengadakan perundingan resmi dengan Anda, Yang Mulia, untuk membeli semua 15 Eurofighter Typhoon dari Austria untuk Angkatan Udara Republik Indonesia," ujar Prabowo dalam surat tersebut.
Menurut dia, perundingan mengenai 15 Eurofighter ini menawarkan perubahan yang menjanjikan bagi kedua belah pihak. "Saya menantikan untuk menerima balasan Anda," pungkasnya.(OL-4)
Kemenhan pastikan perlindungan prajurit TNI di Libanon melalui sistem komando PBB, dengan langkah mitigasi intensif di tengah eskalasi keamanan.
Adanya keselarasan momentum antara rencana pengalihan pengelolaan TMPNU dan agenda legislasi yang sedang disusun lembaganya.
Selain menyediakan sumur bor untuk kebutuhan harian, pemerintah juga memasang mesin penjernih air berteknologi RO.
Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan (Kemwnhan) bergerak cepat menangani krisis air bersih di lokasi bencana Sumatra Utara.
Empat Unit Kendaraan Operasional Diserahkan kepada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia Guna Percepatan Bantuan di Wilayah Terdampak Bencana.
Mabes TNI menyerahkan sepenuhnya keputusan pembelian jet tempur J-10 buatan China kepada Kementerian Pertahanan.
Pemerintah perlu fokus pada pekerjaan rumah internal, seperti modernisasi alutsista serta membuat perencanaan pertahanan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Malaysia sukses uji terbang drone ANKA-THS di Labuan. Aset MALE buatan Turki ini disiapkan untuk memperkuat pengawasan strategis di wilayah Laut China Selatan.
KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali menyebut kapal induk Giuseppe Garibaldi buatan Italia ditargetkan tiba di Indonesia sebelum HUT TNI 5 Oktober 2026.
Anggaran pertahanan APBN 2026 mencapai Rp337 triliun. Pengamat menilai belanja alutsista harus memperkuat industri pertahanan nasional, bukan sekadar impor senjata.
CO-Founder Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, mengatakan, kemandirian industri pertahanan merupakan salah satu pilar kedaulatan negara.
Sebanyak 133.000 personel TNI dan 1.047 alat utama sistem senjata (alutsista) akan dikerahkan dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI di Lapangan Silang Monas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved