Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DOSEN Departemen Politik Pemerintahan Universitas Gadjah Mada, Mada Sukmajati menilai perombakan susunan menteri dalam situasi saat ini dirasa belum perlu dilakukan. Pasalnya, jika perombakan tetap dilakukan, beban pemerintah akan lebih besar.
"Reshuffle melibatkan pertimbangan dan kalkulasi yang sangat kompleks, terutama untuk mengakomodasi partai-partai politik. Kalau reshuffle beban pemerintah justru akan lebih besar lagi," jelas Mada dalam keterangan tertulis, Rabu (8/7).
Perombakan kabinet pada situasi saat ini tidaklah mudah. Dalam konstelasi politik di Indonesia, pergantian susunan menteri harus mengakomodasi partai politik pengusung atau pendukung. Di sisi lain, dalam situasi pandemi Covid-19, pemerintah pusat juga perlu lebih fokus untuk menangani dampak-dampak pandemi Covid-19 di berbagai sektor.
"Saya setuju dengan presiden untuk menahan diri, tidak melakukan reshuffle dalam waktu dekat ini karena fokusnya masih untuk penanganan pandemi," jelas dia.
baca juga: KPU Optimistis Target Partisipasi Warga Pada Pilkada Tercapai
Wacana perombakan kabinet oleh Presiden Jokowi, nilai dia, lebih ditujukan sebagai pemantik bagi para menteri. Mereka dituntut untuk dapat memberikan hasil kinerja yang maksimal. Hal tersebut terbukti berpengaruh positif terhadap kinerja kabinet. Sejumlah capaian dan percepatan berhasil dilakukan oleh beberapa kementerian dalam merespons pandemi. Mada menilai, para menteri di Kabinet Indonesia Maju belum dalam posisi aman.
"Saya rasa presiden masih wait and see bagaimana kinerja beberapa waktu mendatang," kata Mada.
Untuk mendapat kepercayaan publik, para menteri perlu tetap fokus pada kinerja agar meraih capaian-capaian yang lebih jelas dan terukur. Para menteri perlu meyakinkan presiden dan juga publik, mereka sedang bekerja keras dan terus berupaya memcapai hasil maksimal sesuai dengan kewenangan masing-masing kementerian. (OL-3)
Agung menekankan perombakan kabinet juga diharapkan membawa perbaikan di berbagai sektor, mulai dari komunikasi publik, tata kelola pemerintahan.
RESHUFFLE kabinet yang baru saja dilakukan Presiden Prabowo Subianto dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kinerja pemerintahan.
Terpantau secara Visual, Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. T
Dudung juga membuka kemungkinan melakukan inspeksi mendadak (sidak) jika ditemukan program yang tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Pelantikan Hasan tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 53P tahun 2026 tentang Pengangkatan Penasehat Khusus Presiden bidang Komunikasi.
Presiden Prabowo Subianto memimpin pelantikan pejabat baru dalam Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved