Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq mengkritik keras Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi. Penambahan anggaran dan program diajukan Menag RI ke-23 itu dianggap tidak menyentuh pandemi.
"Kita sisir programnya, tidak satupun menyentuhkan pandemi. Saya sebutin itu Menteri Agama (Menag)," kata Maman dalam diskusi virtual Polemik Trijaya Menanti Perombakan Kabinet, Sabtu (4/7).
Baca juga: Wakil Ketum Golkar Puji Kinerja Menko Airlangga Hartarto
Anggota Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai Menag tidak memiliki sense of crisis. Padahal, keagamaan merupakan salah satu sektor yang paling terdampak virus korona.
.jpg)
Maka tak heran pengajuan anggaran yang disampaikan oleh Kemenag, lanjut Maman, belum diterima oleh Komisi VIII. Dia menegaskan, kepedulian pemerintah terhadap tokoh agama harus terwujud dalam program yang akan dijalankan.
"Padahal kalau mereka betul-betul dipegang oleh negara, bisa menjadi ujung tombak sebagai pemimpin informal yang bisa menyosialisasikan bahayanya covid-19," sebut dia.
Baca juga: Survei: Sandiaga Uno, Rizal Ramli, Ahok Didukung Jadi Menteri
Meski mengkritik keras, Maman tidak memasukkan Menag Fachrul Razi dalam daftar menteri yang harus di-reshuffle oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Kalau saya melihat Menteri Agama itu justru pada programnya. Yang lebih penting itu Menteri Kesehatan," ujar dia. (X-15)
Agung menekankan perombakan kabinet juga diharapkan membawa perbaikan di berbagai sektor, mulai dari komunikasi publik, tata kelola pemerintahan.
RESHUFFLE kabinet yang baru saja dilakukan Presiden Prabowo Subianto dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kinerja pemerintahan.
Terpantau secara Visual, Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. T
Dudung juga membuka kemungkinan melakukan inspeksi mendadak (sidak) jika ditemukan program yang tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Pelantikan Hasan tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 53P tahun 2026 tentang Pengangkatan Penasehat Khusus Presiden bidang Komunikasi.
Presiden Prabowo Subianto memimpin pelantikan pejabat baru dalam Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved