Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan hasil operasi tangkap tangan dugaan gratifikasi THR yang diduga melibatkan pejabat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Rektor Universitas Jakarta (UNJ) ke Polda Metro Jaya. Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri beralasan pelimpahan kasus lantaran komisi tidak menemukan terduga pelaku unsur penyelenggara negara.
"Yang tertangkap tangan ada satu orang yaitu DAN (Kepala Bagian Kepegawaian UNJ, Dwi Achmad Noor) dengan barang bukti dan yang tertangkap menurut undang-undang bukan masuk kategori penyelenggara negara," kata Ali Fikri di Jakarta, Jumat (22/5).
Menurut Ali, KPK sudah sering menyerahkan kasus ke penegak hukum lain baik ke kepolisian maupun kejaksaan karena ternyata tidak ditemukan perbuatan pelaku dari unsur penyelenggara negara. Adapun KPK dalam mengusut kasus dibatasi kewenangannya pada pelaku penyelenggara negara.
"Kita tahu bahwa aparat penegak hukum lain ketika menangani perkara korupsi tidak dibatasi adanya unsur melibatkan penyelenggara negara, berbeda dengan KPK yang ada batasan Pasal 11 UU KPK," imbuh Ali.
Meski begitu, Ali mengatakan tidak tertutup kemungkinan ketika kasus dilimpahkan bisa saja penyelidikan lebih dalam menemukan bukti-bukti yang mengarah pada unsur penyelenggara negara. (R-1)
Akses menuju pendopo Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur yang juga merupakan rumah dinas bupati, masih ditutup rapat pasca-OTT KPK.
KPK menetapkan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo bersama ajudannya Dwi Yoga Ambal sebagai tersangka usai operasi tangkap tangan pada 11 April 2026. Kasus ini menambah panjang daftar kepala daerah yang tumbang lewat OTT KPK sepanjang 2026.
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo bersama ajudannya Dwi Yoga Ambal menjalani pemeriksaan setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Gedung Merah Putih KPK.
Dalam kasus ini, ada 18 orang tertangkap di Tulungagung. Dari total itu, sebanyak 13 orang dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan.
Uang sitaan itu diberikan ke Gatut lewat Yoga yang merupakan orang kepercayaannya. Dalam pemeriksaan, uang bakal digunakan untuk kepentingan pribadi Gatut.
Karena perjanjian itu, Gatut berani meminta uang kepada kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan lainnya, karena adanya klausul manut perintah bupati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved