Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRES Metro Jakarta Timur masih menyelidiki kasus pemberian kotak kardus sepatu berisi mayat bayi baru lahir di Cipayung, meski kekurangan saksi yang lihat langsung.
Kasat Reskrim AKBP Hery Purnomo mengatakan pihaknya dalam tahap mengklarifikasi para saksi.
"Kami juga masih mengumpulkan barang bukti yang bisa kita dapatkan dari TKP (tempat kejadian perkara) maupun dari seputaran TKP," kata Hery saat dikonfirmasi, Minggu (17/5).
Hery mengakui pihaknya kekurangan saksi-saksi yang melihat secara langsung peristiwa tersebut. Hal tersebut, lanjutnya, cukup menyulitkan untuk bisa segera mengungkap kasus tersebut.
"Tapi kami tetap berupaya untuk menyelidiki, sehingga bisa membuat terang perkara ini," ucapnya yakin.
Sebelumnya, kasus pemberian kardus sepatu berisi mayat bayi terjadi di sekitar Terowongan Ceger, Jalan Raya Hankam, Cipayung, Jakarta Timur, pada Jumat (15/5) sekira pukul 22.45 WIB.
Baca juga :Perludem: Pilkada 9 Desember Sangat Berisiko
Kejadian tersebut dialami FL yang saat itu sedang mengendarai sepeda motor berhenti di bawah terowongan Ceger arah ke Jalan Raya Hankam. FL kemudian berhenti karena hendak memakai headset.
"Pelapor tiba-tiba didatangi dua orang pria yang menggunakan sepeda motor jenis matik warna hitam, kemudian salah satunya langsung memberikan bungkusan plastik yang di dalamnya ada kotak sepatu sambil mengatakan ini ada sepatu sambil menggantungkan plastik tersebut ke stang motor pelapor," terang Hery.
Kemudian, sambung Hery, keduanya langsung meninggalkan pelapor. Kedua pelaku lalu pergi ke arah Jalan Raya Hankam.
"Tidak lama itu pelapor meneruskan perjalanan untuk kembali ke rumahnya, tapi di tengah jalan, pelapor merasa curiga karena ada bau dari kotak tersebut dan pada saat dibuka ternyata ketika dibuka ada sesosok mayat bayi baru lahir," tandasnya.
FL lantas membawa pulang bungkusan berisi jasad bayi itu ke rumahnya dan memberitahukan kepada orang tuanya.
"Setelah itu saksi melapor ke Ketua RT setempat, kemudian bersama-sama melapor ke Polsek Cipayung," pungkas Hery.
Saat ini mayat bayi malang tersebut dikirim ke RS Polri Soekanto untuk dilakukan otopsi. (OL-2)
Awalnya, hakim bertanya soal Edi yang disebut juga terkena cairan saat menyiram Andrie Yunus. Kemudian, saat hakim menanyakan mana Terdakwa I, Edi tampak melamun.
Seorang pria di Rawa Buaya, Cengkareng, menjadi korban penyiraman air keras oleh dua orang tak dikenal. Polisi kini tengah melakukan penyelidikan di TKP.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Sebuah studi terbaru mengungkap adanya korelasi mengejutkan antara diagnosis kanker dengan peningkatan risiko perilaku kriminal pada pasien.
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta bukan sekadar peristiwa kriminal biasa, melainkan merupakan simbol dari luka sosial yang lama terpendam di dunia pendidikan.
Kemenkes RI luncurkan Konsorsium 1000 HPK bersama Rabu Biru Foundation untuk mengintegrasikan intervensi kesehatan ibu dan anak demi target Indonesia Emas 2045.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kelembapan kulit bayi dan memilih material popok yang tepat untuk cegah iritasi.
Studi dari lembaga riset National Institutes of Health (NIH) menunjukkan bahwa struktur otak perempuan mengalami perubahan signifikan selama kehamilan.
Tindakan sederhana seperti mencuci tangan adalah prosedur wajib sebelum menyentuh atau menggendong si kecil.
Kemendukbangga/BKKBN menyiapkan sejumlah posko layanan keluarga di berbagai titik strategis jalur mudik Lebaran 2026 yang tersebar di 31 provinsi
Penasaran kenapa bayi manusia lahir tidak berdaya sementara anak hewan langsung bisa jalan? Simak alasan evolusi, anatomi panggul, dan batas metabolisme ibu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved