Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melihat Gus Sholah sebagai tokoh bersahaja yang mempraktikkan ajaran Islamsebagai agama penuh damai dan kasih. Banyak kegiatan Gus Sholah yang dampaknyasignifikan meskipun hal itu jarang terpublish di media.
Khofifah mengaku sangat kehilangan sosok Salahudin Wahidatau Gus Sholah. Menurutnya banyak kegiatan almarhum tidak terpublish di media,meskipun secara signifikan sangat bermanfaat dan berdampak pada kehidupanberagama di Indonesia.
Salah satunya adalah membuka ruang di Tebu Ireng bagi romo dan pendeta dari berbagai negara yang ingin mengenali pondok pesantrendalam mengajarkan keilmuan keislaman.
Sehingga para romo dan pendeta dariberbagai negara itu pun tahu dan mengenali bahwa pesantren di Indonesiaterutama yang dalam koordinasi dan berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama adalah Islamyang mengajarkan penuh damai dan penuh kasih.
"Bahkan para romo dan pendeta dari berbagai negara itubiasa menginap di Tebu Ireng hingga tujuh hari," kata Khofifah seusai menjemputjenasah Gus Sholah di Bandara Juanda, Senin (3/2).
Menurut Khofifah, Gus Sholah juga diketahui mengembangkanpesantren Tebu Ireng di belasan provinsi di tanah air seperti di Aceh, Papua, Riaudan Bengkulu. Hal itu menunjukkan, Gus Sholah ingin mendesiminasikan bagaimanapesantren yang bisa memberikan pemberdayaan, pencerahan, sekaligus kemandiriandalam jejaring pesantren Tebu Ireng.
Selama menjadi pengasuh Ponpes Tebu Ireng, Gus Sholahjuga sering mendatangkan nara sumber dari luar negeri. Hal ini kebalikan dengankakaknya, Gus Dur, yang dulu sering menjadi pembicara di luar negeri.
Semenjak menjadi gubernur Jatim, Khofifah juga diingatkanalmarhum Gus Sholah agar selalu menjaga persatuan. Sebab tidak ada gunanya pertumbuhanekonomi di Indonesia apabila terpecah belah.
"Beberapa kali beliau menyampaikan pesan itu, bahwa PRkita adalah persatuan," kata Khofifah.
Almarhum selama ini juga memiliki obsesi sebagai bagiankelengkapan format pesantren. Seperti mengembangkan perguruan tinggi denganprodi-prodi terutama teknologi informasi. Almarhum juga menginginkan layanankesehatan berbasis rumah sakit, bukan sekadar pusat kesehatan di pesantren. (OL-4)
Seluruh keputusan dalam muktamar harus berorientasi pada kepentingan masyarakat luas, bukan kelompok tertentu.
Saifullah Yusuf menyatakan aspirasi Ketua PWNU se-Indonesia terkait waktu pelaksanaan muktamar selaras dengan keputusan internal organisasi.
Menurutnya ini bukan sekadar teladan yang tidak hanya berlaku bagi kalangan anak muda NU sebagai generasi penerus.
Arah pemilihan Rais Aam melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) saat ini sangat dipengaruhi oleh konfigurasi kepentingan para aktor utama di posisi Ketua Umum.
Gus Lilur merasa prihatin jika tradisi besar seperti pesantren dan bahtsul masail terpinggirkan oleh kepentingan elektoral.
Oleh karena itu, penguatan relasi NU dan NKRI membutuhkan agenda strategis yang melampaui retorika. Digitalisasi dakwah moderat ialah kebutuhan mutlak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved