Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Bidang Kehormatan Partai DPP PDIP - Komaruddin Watubun mendorong koleganya yang buron, Harun Masiku yang telah menjadi tersangka suap Komisioner KPU Wahyu Setiawan menyerahkan diri. Pihaknya mendukung penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.
"Ya harus dicari, kita cari sama-sama dan kita minta pak harun untuk menyerahkan diri ya kalau berani melanggar ya harus juga bertanggung jawab," katanya di arena Rakernas I dan HUT ke-47 PDIP, JIEXpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (11/1).
Menurut dia, pihaknya meminta Harun mempertanggung jawabkan perbuatannya di depan aparat yang berwenang. Namun demikian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berwenang untuk mencari keberadaan Harun.
Mengenai status Harun saat ini di struktural atau keanggotaan PDIP secara otomatis sudah berakhir. "Dari dulu yang namanya sudah protap PDIP kalau yang tertangkap OTT, kan berapa yang pernah trjadi beberapa waktu lalu, itu kan langsung keanggotaannya dicabut otomatis keanggotannya kita pecat," jelasnya.
Ia pun menjelaskan mengenai proses pergantian antarwaktu (PAW) Harun yang berujung rasuah. Hal itu pangkalnya PDIP menggunakan landasan fatwa Mahkamah Agung yang memberikan ruang bahwa PAW bisa dilakukan dengan merujuk nomor urut, bukan jumlah perolehan suara.
Komaruddin juga menjelaskan fatwa itu digunakan untuk mengajukan Harun menggantikan Nazarudin Kiemas sebagai Anggota DPR periode 2019-2024.
"Bahwa ada ruang di sana untuk lakukan pergantian, makanya ibu (Megawati) tandatangani di situ (surat PAW dari DPP PDIP kepada KPU), itu normatif saja sebagai ketum dan sekjen (Hasto). Tapi kemudian oleh KPU tidak terima surat itu makanya dilaksanakan sekarang Riezky Aprilia itu sudah dilantik jadi anggota DPR," pungkasnya. (OL-11)
Akses menuju pendopo Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur yang juga merupakan rumah dinas bupati, masih ditutup rapat pasca-OTT KPK.
KPK menetapkan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo bersama ajudannya Dwi Yoga Ambal sebagai tersangka usai operasi tangkap tangan pada 11 April 2026. Kasus ini menambah panjang daftar kepala daerah yang tumbang lewat OTT KPK sepanjang 2026.
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo bersama ajudannya Dwi Yoga Ambal menjalani pemeriksaan setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Gedung Merah Putih KPK.
Dalam kasus ini, ada 18 orang tertangkap di Tulungagung. Dari total itu, sebanyak 13 orang dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan.
Uang sitaan itu diberikan ke Gatut lewat Yoga yang merupakan orang kepercayaannya. Dalam pemeriksaan, uang bakal digunakan untuk kepentingan pribadi Gatut.
Karena perjanjian itu, Gatut berani meminta uang kepada kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan lainnya, karena adanya klausul manut perintah bupati.
Hasto Kristiyanto divonis 3,5 tahun penjara. Fakta persidangan membuktikan keterlibatannya dalam skema suap PAW DPR untuk Harun Masiku.
MANTAN kader PDIP, Saeful Bahri, mengaku dirinya melapor kepada Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto setelah menyerahkan sejumlah uang kepada mantan anggota KPU Wahyu Setiawan.
Donny sempat berbincang dengan sejumlah pihak terjaring di ruang merokok di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Wahyu membenarkan ada tanda tangan Megawati di sejumlah berkas. Namun, ada juga tanda tangan pejabat PDIP lain.
KUBU Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto meragukan keterangan mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan soal mendengarnya aliran dana suap berasal dari Hasto.
JPU meminta mantan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan menjelaskan sumber uang suap untuknya dalam proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved