Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Christina Aryani mengapresiasi pidato Presiden Joko Widodo terkait Visi Indonesia yang disampaikan di Sentul Convention Centre pada Minggu (15/7).
Christina mengapresiasi sikap Presiden yang tidak memberi toleransi sedikit pun pada kelompok yang menganggu Pancasila.
"Hal teramat penting yang pastinya kita semua sepakat, ketika beliau dengan tegas menyatakan zero tolerance bagi pengganggu Pancasila dan bagi yang tidak menghargai penganut agama lain, warga suku lain, dan etnis lain. Mengapa? Karena kita ingin bersama-sama dalam Bhinneka Tunggal Ika, bersama dalam keberagaman. Rukun itu indah, bersaudara itu indah, bersatu itu indah. Bravo Pak Presiden," tegas Christina melalui laman Facebook pribadinya, Christina Aryani, Senin (15/7).
Baca juga: PDIP: Jokowi Meletakkan Arah Tepat, Modern dan Kokoh Berprinsip
Selain soal Pancasila, Anggota DPR RI Terpilih dari Dapil DKI Jakarta II itu juga mencatat beberapa poin penting dari pidato tersebut.
Christina antara lain menekankan beberapa hal yaitu pembangunan dan konektivitas infrastruktur yang tepat guna, utamanya dengan kawasan persawahan, perkebunan dan pertambakan, pembangunan SDM, salah satunya dengan menjamin kesehatan ibu hamil, bayi, balita dan anak usia sekolah dan vocational training untuk angkatan kerja serta identifikasi diaspora bertalenta tinggi guna peningkatan posisi Indonesia dalam persaingan global serta penggunaan APBN yang fokus, tepat sasaran serta bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat. (OL-2)
WAKIL Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengusulkan formula terkait ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu.
Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara Nus Kei meninggal dunia akibat ditikam. Golkar mendesak polisi usut tuntas dan tangkap pelaku.
Sarmuji menilai posisi yang diemban Bahlil saat ini sangat menantang, mengingat gejolak perang di berbagai belahan dunia telah mengganggu rantai pasok energi internasional.
Musda harus menjadi momentum krusial untuk melahirkan strategi nyata dalam menjawab tantangan zaman, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga peningkatan ekonomi daerah.
Soedeson menyoroti perbedaan mendasar antara istilah perampasan, penyitaan, dan pemulihan aset dari kacamata teori hukum.
Jaro Ade mengucapkan selamat dan terima kasih sebesar besarnya kepada seluruh panitia OC dan SC yang melaksanakan Musda dengan sukses dan kondusif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved