Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDENKonfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mendukung rencana calon presiden petahana Joko Widodo merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2015 tentang Pengupahan.
“Revisi ini sangat didukung seluruh buruh Indonesia, karena soal pengupahan yang diatur PP Nomor 78/2015 masih menjadi polemik di kalangan buruh," kata Andi di Jakarta, Rabu (10/4).
Rencana Jokowi merevisi PP itu disampaikan di hadapan ribuan buruh di Gedung Budaya Sabilulungan, Bandung, Jawa Barat, Selasa (9/4). Ia juga berjanji akan membentuk tim bersama KSPSI guna menggodok beleid tersebut.
Lebih lanjut, Jokowi juga menuturkan akan berupaya mensejahterakan buruh dengan melanjutkan program pembangunan rumah murah.
Baca juga : Jokowi Janji Revisi PP 78/2015 tentang Pengupahan
"Nanti kita akan bentuk tim bersama dengan KSPSI dan seluruh federasi yang ada untuk merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. Sudah dimulai pembangunan rumah murah untuk pekerja. Saya sudah tinjau yang sudah dihuni. Dan akan kita lanjutkan dalam jumlah yang lebih besar," ujar Jokowi.
Andi mengapresiasi komitmen mantan Wali Kota Solo itu. Menurutnya, program sembako murah, kartu prakerja dan rumah murah untuk buruh harus didukung.
Apalagi, Jokowi juga peduli kepada buruh migran dengan memberikan perlindungan maksimal
Ia menegaskan bahwa dukungan buruh kepada capres nomor urut 01 itu juga melibatkan pekerja migran di mancanegara, seperti Hongkong, Taiwan, Amerika Serikat, dan Macau.
"Apel yang digelar di Kabupaten Bandung merupakan penghormatan dan sejarah luar biasa, karena hadir pimpinan relawan buruh sahabat Jokowi Hongkong. Mari para buruh Indonesia mendukung Jokowi dan berjuang keras untuk memenangkan Jokowi," pungkasnya. (OL-8)
Kemenperin terus meningkatkan upaya dalam mempersiapkan angkatan kerja yang kompeten dan siap bersaing di pasar kerja nasional maupun global melalui program pendidikan vokasi industri
Ke depan, tantangannya bukan hanya soal ketersediaan tenaga kerja, tetapi bagaimana memastikan kualitas dan konsistensi kinerja.
Keberadaan industri tidak boleh hanya berfokus pada aspek ekonomi dan teknologi. Itu juga harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar.
Shelter Indonesia umumkan transformasi melalui 'A New Shape of Shelter Indonesia'. Integrasikan SDM dan teknologi lewat platform Shelter+
Persoalan ketimpangan upah minimum antarwilayah masih menjadi PR di Indonesia.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Fauzan, mengatakan bahwa saat ini terdapat masalah besar yang perlu kita selesaikan yaitu budaya kerja ke luar negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved