Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MEREK body kit buatan Indonesia, Karma Bodykit, meluncurkan lini produk terbarunya Karma Version 2 khusus untuk model Toyota 86 di gelaran Indonesia Modification Expo (IMX) 2021, Sabtu (2/10). Melalui peluncuran secara virtual, model kedua ini merupakan versi terbaru Karma 86 setelah menuai kesuksesan sejak dirilis di IMX 2018 lalu.
Melalui produk ini, produk body kit garapan Influencer otomotif Kiki Anugraha kian dikenal secara global. Dari data terakhir yang dihimpun, sebanyak lebih dari 35 set body kit didominasi oleh pasar Amerika Serikat (AS) dengan persentase penjualan 85%.
IMX Project Director Andre Mulyadi menyampaikan, tiap gelaran IMX, pihaknya senantiasa menjadi platform peluncuran produk dari para tuner aftermarket Indonesia. Ini merupakan wujud nyata IMX untuk menstimulasi para tuner aftermarket lokal meskipun di tengah gempuran masa pandemi.
"Seperti spirit Cyber Lobby bergaya futuristis, ekspresi kebangkitan otomotif dan modifikasi di Indonesia menuju standar yang diakui di kancah internasional dapat terwujud melalui dukungan, sinergitas, adaptif terhadap kemajuan zaman dan terpenting menghadirkan lini produk berkualitas," beber Andre, Sabtu (2/10).
Karma 86 Version 2 juga terwujud berkat kolaborasi dengan produk cat otomotif lokal Belkote Paints sebagai persembahan tuner aftermarket Indonesia ke publik internasional. Sehingga dari sisi produksi mampu menunjukan hasil kreasi dalam negeri semakin kompetitif.
Rangkaian produk aerodinamika KARMA 86 Version 2 terdiri dari bumper depan,lips bumper, side skirt, bumper belakang, over vender, dan diffuser. Model baru ini juga mendapat wing spoiler dan dua buah knalpot ganda di bagian diffuser dan wing spoiler berpenampilan dramatis.
Berbeda dibanding versi pertama, secara tampilan wujudnya lebih ramping tanpa menghilangkan karakter khas gaya modifikasi stance. Seperti proporsi air dam berlubang besar serta lekukan khas di kedua sisi bumper.
Model side skirt tetap dipertahankan yang membuatnya berbeda dengan produk body kit lainnya. Semua fungsi dan performa body kit ini sudah diperhitungkan secara matang, termasuk dipasang secara plug and play.
Pembuatan body kit Karma 86 Version 2 menggunakan material FRP (Fiberglass Reinforced Plastic) grade A+. Memiliki keunggulan dari konstruksi padat, ringan, fleksibel, dan tentunya kukuh.
Produk kebanggaan Indonesia ini akan dijual secara worldwide melalui distributor KARMA Bodykit di sejumlah negara. Untuk pemesanan semua produk KARMA Bodykit bisa dilakukan melalui website www.karmabodykit.co.id atau email ke karmabodykit@gmail.com. (S-4)
Dunia otomotif tidak hanya soal hobi dan prestasi, tetapi juga sarat risiko yang menuntut perlindungan menyeluruh.
Harga yang tercantum merupakan estimasi On The Road (OTR) Jakarta dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan diler serta perubahan pajak pemerintah.
Giicomvec 2026 sekaligus menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memperkuat industri otomotif nasional.
Kendaraan-kendaraan tersebut rencananya akan diperkenalkan melalui jaringan retail space yang dikembangkan dengan konsep Stellantis Brand House.
Di luar bisnis inti otomotif, Perseroan juga terus mengembangkan peluang di ekosistem kendaraan listrik (EV) dan energi terbarukan.
Penjualan mobil bekas naik 6% di awal 2026 saat pasar mobil baru lesu. Simak tren MPV & SUV favorit untuk mudik Lebaran serta analisis pakar OLXmobbi.
Pameran ini bertujuan untuk memperlihatkan bagaimana titik awal pergerakan kebangsaan dimulai dari Kota Bandung
Meningkatnya minat masyarakat Indonesia untuk berlibur ke Australia mendorong hadirnya pameran wisata yang menawarkan beragam kemudahan, promo menarik, dan inspirasi perjalanan.
Di tengah dinamika dan ketidakpastian industri, kolaborasi dengan mitra global menjadi faktor krusial dalam memperkuat daya saing industri garmen dan tekstil.
FHTB 2026 hadir kembali di BNDCC Bali pada 28-30 April 2026. Menampilkan 200+ perusahaan global, kompetisi kuliner, dan tren pariwisata berkelanjutan.
ARCH:ID kembali hadir sebagai salah satu agenda paling dinantikan oleh pelaku industri arsitektur, interior hingga material bangunan di Indonesia.
Seluruh karya diseleksi melalui proses kuratorial yang cermat oleh dewan juri yang terdiri dari Wiyu Wahono (kolektor seni), Heri Pemad (Founder ArtJog) dan Angga Aditya (CEO Grey Art Gallery).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved