Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Skuter Retro-Klasik Royal Alloy hadir dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2021 dalam dua varian, Royal Alloy GP 150 dan TG 300 untuk meramaikan pasar skuter premium di Indonesia.
Tujuan Royal Alloy menciptakan ulang skuter klasik adalah untuk menghidupkan kembali nostalgia era tahun 60-an di Inggris yang identik dengan Modernism atau ‘Mod’ movement yang merupakan kelompok individu bergaya hidup kosmopolitan, modern, penggemar musik jazz dan populer. Kelompok inilah yang menciptakan lifestyle baru dengan gaya yang unik, rapih dan inovatif.
CEO Utomocorp Denny Utomo mengatakan, Royal Alloy ingin menghidupkan kembali gaya hidup retro-klasik sesungguhnya, dengan menghadirkan produk skuter yang memiliki desain yang berkerangka besi layaknya skuter era 60-an.
"Gaya retro-klasik ini dipadukan dengan teknologi mesin serta keselamatan dan kenyamanan yang modern, sehingga dapat menjadi produk yang dapat digunakan bagi mereka yang ingin bernostalgia dan juga individu yang menginginkan skuter klasik berteknologi masa kini serta nyaman dan aman untuk digunakan,” tambah Denny.
Skuter klaik ini hadir dengan beragam fitur terkini, kualitas premium serta desain yang detail, untuk memastikan setiap penggunanya dapat menikmati sensasi berkendara yang nyaman dan menyenangkan.
ROYAL ALLOY TG 300
Royal Alloy TG 300 merupakan seri Tigara Grande (TG) yang memiliki desain dari tahun 60-an, tetapi teknologi yang disematkan merupakan teknologi terbaru yang mampu untuk menghadirkan kenyamanan, gaya serta percaya diri dalam berkendara.
Royal Alloy TG 300 memiliki lekukan desain klasik berbahan besi, mesin injeksi 300cc dan beragam teknologi lainnya, yang merupakan gambaran dari skuter retro-klasik yang ada saat ini.
TG 300 juga dilengkapi dengan Advance anti-dive front suspension, dan sistem pengereman ABS dari BOSCH menjadikannya sebuah skuter yang stabil serta memiliki kemampuan pengereman yang baik.
Royal Alloy GP 150
Royal Alloy GP merupakan terobosan bagi Royal Alloy dan juga bagi penggemar skuter diseluruh dunia. Skuter ini dilengkapi mesin 150cc serta memiliki sistem pengereman roda depan dan belakang yang telah dilengkapi BOSCH anti-lock braking.
Untuk melengkapi kualitas premium yang dihadirkan oleh Royal Alloy, GP 150 memiliki lampu depan, belakang dan sein dengan LED, beragam pilihan warna serta jok berbahan kulit yang nyaman.
Royal Alloy TG300 dibanderol dengan harga Rp159 juta on the road. Sedangkan Royal Alloy GP 150 dijual dengan harga Rp59 juta on the road. (S-4)
Dunia otomotif tidak hanya soal hobi dan prestasi, tetapi juga sarat risiko yang menuntut perlindungan menyeluruh.
Harga yang tercantum merupakan estimasi On The Road (OTR) Jakarta dan dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan diler serta perubahan pajak pemerintah.
Giicomvec 2026 sekaligus menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memperkuat industri otomotif nasional.
Kendaraan-kendaraan tersebut rencananya akan diperkenalkan melalui jaringan retail space yang dikembangkan dengan konsep Stellantis Brand House.
Di luar bisnis inti otomotif, Perseroan juga terus mengembangkan peluang di ekosistem kendaraan listrik (EV) dan energi terbarukan.
Penjualan mobil bekas naik 6% di awal 2026 saat pasar mobil baru lesu. Simak tren MPV & SUV favorit untuk mudik Lebaran serta analisis pakar OLXmobbi.
Pameran ini bertujuan untuk memperlihatkan bagaimana titik awal pergerakan kebangsaan dimulai dari Kota Bandung
Meningkatnya minat masyarakat Indonesia untuk berlibur ke Australia mendorong hadirnya pameran wisata yang menawarkan beragam kemudahan, promo menarik, dan inspirasi perjalanan.
Di tengah dinamika dan ketidakpastian industri, kolaborasi dengan mitra global menjadi faktor krusial dalam memperkuat daya saing industri garmen dan tekstil.
FHTB 2026 hadir kembali di BNDCC Bali pada 28-30 April 2026. Menampilkan 200+ perusahaan global, kompetisi kuliner, dan tren pariwisata berkelanjutan.
ARCH:ID kembali hadir sebagai salah satu agenda paling dinantikan oleh pelaku industri arsitektur, interior hingga material bangunan di Indonesia.
Seluruh karya diseleksi melalui proses kuratorial yang cermat oleh dewan juri yang terdiri dari Wiyu Wahono (kolektor seni), Heri Pemad (Founder ArtJog) dan Angga Aditya (CEO Grey Art Gallery).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved