Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HARAPAN Indonesia di sektor ganda putri pada ajang BWF World Tour Super 1000 Malaysia Terbuka 2026 kini bertumpu sepenuhnya pada pundak Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari.
Turnamen bergengsi yang akan berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pada 6–11 Januari ini diprediksi akan menjadi ujian berat bagi pasangan yang akrab disapa Ana/Trias tersebut.
Sebagai satu-satunya wakil ganda putri Indonesia yang diturunkan, Ana/Trias akan memulai perjuangan mereka di putaran pertama melawan wakil India, Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela.
Di atas kertas, pasangan Indonesia memiliki modal kepercayaan diri yang cukup tinggi. Pada pertemuan terakhir di Australia Terbuka 2025, Ana/Trias sukses membungkam Treesa/Gayatri secara meyakinkan dengan skor 21-10 dan 21-14.
Namun, tantangan sesungguhnya baru dimulai setelah itu. Jika berhasil melewati rintangan pertama, undian menunjukkan bahwa jalan mereka akan semakin terjal.
Di putaran kedua, Ana/Trias berpotensi besar menantang unggulan kedua sekaligus jagoan tuan rumah, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan.
Tidak berhenti di situ, jika terus melaju ke perempat final, kekuatan besar asal Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee yang merupakan unggulan keenam, telah menanti di bagan bawah.
Turnamen ini sekaligus menandai babak baru bagi kedua pemain. Malaysia Terbuka 2026 merupakan debut mereka sebagai pasangan di ajang ini.
Bagi Febriana, ini adalah momen penebusan setelah pada edisi sebelumnya—saat masih berpasangan dengan Amallia Cahaya Pratiwi—ia harus tersingkir prematur di babak pertama.
Sementara bagi Meilysa Trias Puspitasari, ini adalah debut perdananya tampil di turnamen level Super 1000 di Negeri Jiran.
Secara keseluruhan, Indonesia mengirimkan sembilan wakil untuk memburu gelar di awal tahun ini.
Di sektor tunggal, Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Putri Kusuma Wardani menjadi tumpuan. Sektor ganda putra mengirimkan tiga pasangan, yakni Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, serta pasangan profesional Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani. Sedangkan sektor ganda campuran diwakili oleh duet muda Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata.
Indonesia tercatat terakhir kali mencicipi podium tertinggi di Malaysia Terbuka pada 2023 lewat aksi Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Kini, publik bulu tangkis tanah air berharap Ana/Trias dan kolega mampu mengulang memori manis tersebut di tengah ketatnya persaingan elite dunia. (Ant/Z-1)
Tim Uber Indonesia akan menghadapi Denmark di babak perempat final Uber Cup 2026. Simak analisis kekuatan dan jadwal pertandingan selengkapnya.
Menurutnya, kondisi sekarang membuat penggemar bulu tangkis harus realistis dalam beberapa tahun ke depan karena regenerasi tidak bisa instan.
Jonatan Christie yang turun di partai pertama menyerah 19-21, 14-21 dari Christo Popov, disusul kekalahan Alwi Farhan dari Alex Lanier.
Tim bulu tangkis putra Indonesia mencatat sejarah kelam setelah tersingkir dari fase grup Piala Thomas 2026 usai kalah 1-4 dari Prancis di Horsens.
Tim Uber Indonesia berhasil mengalahkan Australia dengan skor telak 3-0. Ester Nurumi Tri Wardoyo menjadi penentu kemenangan skuad Merah Putih.
LANGKAH tim Thomas Indonesia pada laga kedua penyisihan Grup C di Forum Horsens, Denmark, Minggu (26/4), masih berjalan sengit.
Dua wakil Indonesia, Fajar/Fikri dan Tiwi/Fadia, akan berjuang di semifinal Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2026 di Ningbo, China. Cek jadwalnya!
Ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum soroti aspek keberanian dan ketenangan usai kalah dari wakil Jepang di perempat final BAC 2026.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum bangkit kalahkan wakil Taiwan di BAC 2026. Simak jalannya pertandingan di sini.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Rachel/Febi yang menempati posisi unggulan kedelapan berhasil menundukkan wakil Taiwan, Chen Su Yu/Lee Yu-Hsuan, dengan skor akhir 14-21, 21-6, dan 21-13.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved