Rachel/Febi Evaluasi Mental Usai Terhenti di Perempat Final BAC 2026

Basuki Eka Purnama
11/4/2026 03:34
Rachel/Febi Evaluasi Mental Usai Terhenti di Perempat Final BAC 2026
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum(X @INABadminton)

GANDA putri bulu tangkis Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, memetik pelajaran berharga usai langkah mereka terhenti di babak perempat final Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2026. Menghadapi pemain elite dunia, aspek mental menjadi catatan utama yang harus segera dibenahi.

Bertanding di Ningbo Olympic Sports Center, Tiongkok, Jumat (10/4), Rachel/Febi harus mengakui keunggulan pasangan Jepang yang merupakan unggulan kelima, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto. Mereka kalah dalam dua gim langsung dengan skor 11-21 dan 16-21.

Evaluasi Keberanian dan Ketenangan

Usai pertandingan, Rachel Allessya Rose mengungkapkan bahwa menghadapi pemain papan atas dunia membutuhkan keberanian ekstra. Ia mengakui bahwa rasa canggung atau "takut" saat berhadapan dengan pemain top masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi mereka.

“Banyak yang harus dievaluasi, khususnya ketenangan. Karena lawan pemain top itu butuh berani dan kadang masih ada takut-takutnya,” ujar Rachel melalui keterangan resmi PP PBSI.

Rachel menambahkan bahwa ini merupakan pertemuan perdana mereka dengan Fukushima/Matsumoto. Variasi serangan dan pertahanan rapat khas pemain Jepang menjadi tantangan yang sulit mereka tembus sepanjang laga.

Kehilangan Momentum di Gim Kedua

Sejatinya, Rachel/Febi sempat memberikan perlawanan sengit pada gim kedua dan bahkan memimpin perolehan angka. Namun, tekanan lawan membuat fokus mereka goyah, sehingga strategi yang telah disiapkan tidak tereksekusi dengan baik.

“Sempat unggul di gim kedua namun tersusul. Kami terburu-buru dan yang terjadi di lapangan tidak sesuai rencana. Fokusnya kemana-mana,” lanjut Rachel.

Senada dengan rekannya, Febi Setianingrum menyoroti tekanan lawan yang konsisten. Menurutnya, kualitas serangan dan akurasi dropshot pasangan Jepang tersebut membuat mereka sulit untuk mengembangkan permainan setenang pertandingan sebelumnya.

“Serangan lawan cukup kencang dan bola dropshot-nya menyulitkan, serta untuk mematikan mereka juga tidak mudah. Hari ini kami mainnya tidak setenang kemarin,” ungkap Febi.

Meski gagal melaju ke semifinal, pencapaian hingga perempat final BAC 2026 menjadi modal penting bagi pasangan muda ini untuk meningkatkan level kompetitif mereka di kancah internasional. (Ant/Z-1)

Detail Pertandingan Keterangan
Turnamen Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2026
Babak Perempat Final
Lawan Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto (Jepang) [5]
Skor Akhir 11-21, 16-21
Lokasi Ningbo Olympic Sports Center, China



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya