Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CARLOS Alcaraz memastikan dirinya menutup musim sebagai petenis nomor satu dunia setelah mengalahkan Lorenzo Musetti 6 4 dan 6 1 pada laga fase grup ATP Finals di Turin, Kamis waktu setempat.
Hasil itu menggeser Jannik Sinner dari posisi teratas dan menempatkan Alcaraz sebagai pemuncak peringkat ATP tahun 2025.
Kemenangan ini melengkapi musim impresif Alcaraz yang memenangi dua gelar Grand Slam dan mencatat 70 kemenangan.
Ia juga memastikan diri sebagai juara Jimmy Connors Group, dan hasil semifinal Sabtu nanti tidak lagi menentukan posisinya. Sinner masih bisa mempertahankan gelar ATP Finals, tetapi tidak dapat mengejar poin Alcaraz.
Alcaraz terus memburu gelar ATP Finals pertamanya dan berpeluang kembali berjumpa Sinner pada final menyusul keberhasilan petenis Italia itu memuncaki Bjorn Borg Group.
"Ini sangat berarti bagi saya, peringkat satu akhir tahun selalu menjadi target," ujar Alcaraz dikutip dari AFP.
Ia mengakui sempat melihat target itu jauh pada awal musim. "Pada awal tahun saya melihat peringkat satu sangat jauh, Jannik memenangkan hampir setiap turnamen yang ia mainkan," sebutnya.
Ia menegaskan pencapaian ini menjadi buah kerja keras sepanjang musim. "Kerja yang kami lakukan setiap hari sepanjang musim, saya sangat bangga kepada tim dan diri saya."
Sepanjang musim ini, Alcaraz empat kali mengalahkan Sinner dari lima pertemuan, semuanya di final turnamen besar, termasuk final Prancis Terbuka yang dimenanginya sebelum kalah dari Sinner di final Wimbledon.
Menghadapi Musetti, Alcaraz tampil dominan. Musetti yang sudah tersingkir dan masuk ATP Finals setelah Novak Djokovic mundur, tampak menurun pada set kedua.
"Saya lelah, saya tahu sulit pulih dari pertandingan beberapa bulan dan minggu terakhir, saya butuh keajaiban hari ini," kata Musetti.
Pada pertandingan lain, Alex de Minaur memastikan tiket semifinal usai menaklukkan Taylor Fritz 7 6 tiebreak 7 3 dan 6 3. Kemenangan dua set yang menjadi syarat ia penuhi untuk menantang Sinner pada semifinal.
De Minaur mencatat kemenangan ke 43 di lapangan keras musim ini. Seusai laga, ia mengungkap tekanan mental yang dialaminya setelah kalah dari Musetti.
"Beberapa hari lalu adalah salah satu hari terberat dalam karier saya. Saya berada di titik yang sangat gelap," ujarnya. (H-2)
AMBISI Jannik Sinner menorehkan sejarah kian nyata. Petenis Italia itu semakin dekat menjadi petenis pertama yang mampu menyapu lima turnamen Masters 1000 secara beruntun di Madrid Open.
Jannik Sinner mengalahkan Elmer Moller 6-2 dan 6-3 di Madrid Terbuka 2026, memperpanjang rekor kemenangan beruntun di ATP Masters 1000 menjadi 24 laga.
Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz bertekad melanjutkan dominasi mereka di Roland GarrosĀ setelah menguasai sembilan gelar Grand Slam terakhir secara kolektif.
Alcaraz sendiri memiliki catatan apik di Barcelona Open dengan dua gelar juara pada 2022 dan 2023.
Jannik Sinner resmi kembali ke peringkat satu dunia usai menundukkan Carlos Alcaraz di final Monte Carlo Masters 2026. Simak ulasan pertandingannya di sini.
Petenis Spanyol Carlos Alcaraz mengakui tampil kurang optimal pada momen-momen penting saat menghadapi Jannik Sinner di final Monte-Carlo Masters 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved