Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JANNIK Sinner dari Italia menghancurkan juara bertahan Daniil Medvedev 6-1, 6-2 hanya dalam 69 menit pada laga semifinal Miami Terbuka 2024, Sabtu (29/3). Di babak final Senin (1/4), Sinner akan menghadapi Grigor Dimitrov.
Dimitrov dari Bulgaria mencapai final seri Masters 1000 ketiganya setelah ia mengalahkan unggulan keempat Alexander Zverev 6-4, 6-7 (4/7), 6-4. Kemenangan tersebut berarti Dimitrov akan kembali ke 10 besar peringkat ATP untuk pertama kali sejak 2018. Penantiannya selama 260 minggu itu merupakan yang terlama ketiga dalam sejarah peringkat tersebut.
Sinner akan menjadi favorit melawan Dimitrov, setelah penampilan kekuatan dan keterampilannya di Hard Rock Stadium mengalahkan Medvedev. Petenis Italia itu kalah dari petenis Rusia itu di final Miami tahun lalu, tetapi bangkit dari ketertinggalan dua set untuk mengalahkannya di final Australia Terbuka pada Januari.
Baca juga : Grigor Dimitrov Menang dengan Brilian, Kembali ke Final Masters 1000 Miami
Hasilnya, kali ini tidak diragukan lagi karena Sinner benar-benar mendominasi sejak awal. Sinner mematahkan service game pertama Medvedev untuk unggul 2-0 pada set pembuka, menjepit petenis Rusia itu di sudut pada akhir reli yang panjang sebelum mencetak pemenang melewatinya.
Sementara pemain berusia 22 tahun itu tampak segar dan bersemangat, meledak dengan kekuatan dari baseline dan inventif ketika ia mencapai net, Medvedev kesulitan mempertahankan servisnya dan petenis Italia itu kembali mematahkan servisnya pada gim keempat, memanfaatkan peluangnya titik istirahat keempat.
Medvedev yang terlihat kebingungan akhirnya mampu bertahan pada gim keenam. Namun Sinner melakukan servis dengan penuh cinta untuk menyelesaikan kekalahan set pertama hanya dalam waktu 33 menit.
Baca juga : Jannik Sinner Jumpa Medvedev di Semifinal Miami Terbuka 2024
Cerita yang sama terjadi di set kedua. Sinner mulai putus cinta. Pemain Rusia itu tampak sedih setelah tembakannya melebar pada break point hingga tertinggal 4-1, salah satu dari serangkaian tembakan buruk yang dilakukan pemain berusia 28 tahun itu.
Sinner menemui sedikit perlawanan dalam perjalanannya untuk melakukan servis pada pertandingan tersebut dan mengakui bahwa kemenangannya yang tegas terbantu oleh sifat permainan lawannya yang tidak biasa. "Saya merasa luar biasa di lapangan hari ini. Biasanya semakin sering Anda tampil di sebuah turnamen, Anda akan semakin merasa nyaman dan saya sangat senang dengan penampilan hari ini," ujarnya.
"Saya pikir Daniil tidak merasa sebaik ini hari ini. Dia membuat banyak kesalahan yang biasanya tidak dia lakukan. Jadi saya hanya mengambil kesempatan itu. Saya mengharapkan pertandingan yang sangat sulit."
Baca juga : Medvedev Raih Gelar Keempatnya pada Tahun Ini di Miami Terbuka
Sinner telah memenangkan lima pertandingan berturut-turut melawan Medvedev setelah kalah dalam enam pertemuan pertama mereka. Sinner, yang menikmati 19 kemenangan sebelum kalah dari Carlos Alcaraz di semifinal di Indian Wells, mengatakan dia sekarang memiliki proposisi yang sangat berbeda dibandingkan ketika dia gagal di final Miami tahun lalu. "Saya pemain yang berbeda, orang yang berbeda," ucap Sinner.
Medvedev blak-blakan dalam menilai perfomanya yang tidak bagus. Medvedev mengakui Sinner bermain lebih baik.
"Dia bermain bagus. Saya tidak bermain cukup bagus. Kami bisa berbicara berjam-jam tetapi pada akhirnya saya tidak bermain cukup bagus. Dia bermain bagus. Dia menang dengan mudah. Itulah akhir ceritanya, jujur saja," kata Medvedev. (AFP/Z-2)
AMBISI Jannik Sinner menorehkan sejarah kian nyata. Petenis Italia itu semakin dekat menjadi petenis pertama yang mampu menyapu lima turnamen Masters 1000 secara beruntun di Madrid Open.
Jannik Sinner mengalahkan Elmer Moller 6-2 dan 6-3 di Madrid Terbuka 2026, memperpanjang rekor kemenangan beruntun di ATP Masters 1000 menjadi 24 laga.
Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz bertekad melanjutkan dominasi mereka di Roland Garros setelah menguasai sembilan gelar Grand Slam terakhir secara kolektif.
Alcaraz sendiri memiliki catatan apik di Barcelona Open dengan dua gelar juara pada 2022 dan 2023.
Jannik Sinner resmi kembali ke peringkat satu dunia usai menundukkan Carlos Alcaraz di final Monte Carlo Masters 2026. Simak ulasan pertandingannya di sini.
Petenis Spanyol Carlos Alcaraz mengakui tampil kurang optimal pada momen-momen penting saat menghadapi Jannik Sinner di final Monte-Carlo Masters 2026.
Daniil Medvedev mencatat rekor buruk usai kalah telak 0-6, 0-6 dari Matteo Berrettini di Monte Carlo Masters. Simak statistik dan kronologinya di sini.
Aryna Sabalenka tampil dominan di Miami Open, sementara Daniil Medvedev harus angkat koper setelah kalah dramatis dari Francisco Cerundolo.
Jannik Sinner sukses menaklukkan rival beratnya, Daniil Medvedev, melalui dua set langsung dengan skor ketat 7-6 (8-6) dan 7-6 (7-4) di final Indian Wells.
Carlos Alcaraz menelan kekalahan pertama di musim 2026 setelah dihentikan Daniil Medvedev di semifinal Indian Wells.
Daniil Medvedev sukses memutus 16 kemenangan beruntun Carlos Alcaraz untuk melaju ke final Indian Wells 2026. Ia akan menghadapi Jannik Sinner di partai puncak.
Belajar dari kasus Daniil Medvedev yang terjebak di Dubai 2026, inilah panduan lengkap protokol keamanan atlet profesional di zona konflik global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved