Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CARLOS Alcaraz memetik bekal penting jelang bertarung di grand slam Wimbledon yang putaran pertamanya bergulir pekan depan. Petenis muda Spanyol itu menjadi juara di turnamen lapangan rumput Queen's Club mengalahkan Alex de Minaur 6-4, 6-4.
Meski percaya dirinya bertambah usai pertama kali memenangi turnamen lapangan rumput di Queen's, Alcaraz tetap mewaspadai Novak Djokovic sebagai favorit utama.
"Saya cukup percaya diri menjelang Wimbledon. Saya mengakhiri pekan ini dengan bermain di level tinggi, jadi saat ini saya merasa menjadi salah satu favorit juara Wimbledon, tapi saya harus mendapatkan lebih banyak pengalaman di lapangan rumput," kata Alcaraz.
Baca juga: Alcaraz Klaim Djokovic Tetap Favorit Juara Wimbledon
"Novak adalah favorit utama untuk menjuarai Wimbledon, tapi saya akan mencoba bermain di level ini untuk memiliki peluang mengalahkannya atau mencapai final," imbuhnya.
Berkat juara di Queen's, Alcaraz akan kembali menjadi petenis nomor satu dunia menggeser Djokovic. Gelar di Queen's Club menjadi trofi pertama Alcaraz di lapangan rumput sekaligus gelar kelimanya musim ini.
"Sangat berarti memiliki nama saya di trofi ini (di Queen's). Sangat spesial bagi saya untuk bermain di sini. Begitu banyak pemain legendaris yang menang di sini sehingga melihat nama saya di trofi dikelilingi oleh para juara hebat bagi saya sungguh menakjubkan," ujar Alcaraz.
Baca juga: Capai Final Queen's Club, Alcaraz di Ambang Peringkat Satu Dunia
Alcaraz sejauh ini baru bermain di turnamen rumput untuk ketiga kali dalam kariernya. Petenis berusia 20 tahun itu gagal melewati babak keempat dalam dua upaya sebelumnya di Wimbledon.
Meski begitu, penampilannya di Queens yang mengesankan menunjukkan dia potensial menjadi salah satu ancaman bagi Djokovic di ajang Wimbledon. Terlepas dari rekor Wimbledon Djokovic, Alcaraz sekarang akan menjadi unggulan.
"Saya melihat statistik bahwa Novak telah memenangkan lebih banyak pertandingan di Wimbledon daripada 20 pemain top lainnya (gabungan). Apa yang bisa Anda katakan tentang hal itu? Novak adalah favorit utama untuk memenangi Wimbledon. Itu jelas," kata Alcaraz.
"Tapi saya akan mencoba untuk bermain di level tinggi untuk memiliki peluang untuk mengalahkannya atau mencapai final di Wimbledon," tukasnya.
(AFP/Z-9)
Menurutnya, kondisi sekarang membuat penggemar bulu tangkis harus realistis dalam beberapa tahun ke depan karena regenerasi tidak bisa instan.
Jonatan Christie yang turun di partai pertama menyerah 19-21, 14-21 dari Christo Popov, disusul kekalahan Alwi Farhan dari Alex Lanier.
Pelatih Timnas U-20, Nova Arianto, menjelaskan bahwa rangkaian persiapan ini sengaja dimulai lebih awal untuk menyelaraskan dengan jadwal pengundian grup.
Kekalahan langsung menjatuhkan Indonesia ke posisi ketiga klasemen grup dan tersingkir meski mengantongi dua kemenangan atas Aljazair dan Thailand.
Hobi olahraga ini diakui Acha bukan sekadar untuk menjaga penampilan, melainkan demi kesehatan jangka panjang dan menjaga stamina sebagai seorang ibu.
PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah (Askrindo Syariah) terus mempererat hubungan kemitraan dengan 19 instansi yang berasal dari sektor pemerintah dan dunia usaha.
Carlos Alcaraz resmi mengakhiri musim lapangan tanah liat 2026. Petenis Spanyol ini absen di Roma dan Roland Garros karena cedera pergelangan tangan.
JUARA bertahan Roland Garros, Carlos Alcaraz, memilih menahan diri ketimbang memaksakan comeback cepat dari cedera dan mungkin akan absen dari turnamen grand slam French Open.
Carlos Alcaraz dinobatkan sebagai atlet terbaik dunia di Laureus World Sports Awards 2026 setelah musim 2025 yang gemilang dengan delapan gelar juara.
Carlos Alcaraz dan Novak Djokovic resmi mundur dari Madrid Open 2026 akibat cedera. Simak kondisi terkini dua bintang tenis dunia tersebut di sini.
Madrid Terbuka 2026 kehilangan dua bintang utamanya setelah Carlos Alcaraz dan Novak Djokovic memutuskan mundur akibat cedera.
Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz bertekad melanjutkan dominasi mereka di Roland Garros setelah menguasai sembilan gelar Grand Slam terakhir secara kolektif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved