Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Timnas basket Indonesia bersiap menghadapi laga kualifikasi window III Piala Dunia FIBA 2023 melawan Arab Saudi di Istora GBK, Jakarta, Jumat (1/7).
Meski peluang ke Piala Dunia lewat kualifikasi sudah tak memungkinkan, timnas basket tetap menargetkan hasil positif demi membidik jalur Piala Asia FIBA 2022 yang digelar kurang dari dua pekan lagi.
"Pertandingan ini (kualifikasi) tidak kalah pentingnya karena Arab Saudi dan Yordania juga akan menjadi lawan kita di babak penyisihan grup (Piala Asia)," kata manajer timnas Jeremy Santoso di GBK, Kamis (30/6).
Piala Asia akan bergulir pada 12 Juli, timnas basket memainkan laga kandang kualifikasi terakhir Piala Dunia FIBA zona Asia Grup C. Timnas akan menjamu Arab Saudi besok kemudian menghadapi Yordania tiga hari berikutnya.
Pada pertemuan tandang di Jeddah, Februari lalu, Andakara Prastawa dan kawan-kawan menelan kekalahan dari Arab 66-95. Begitu juga ketika laga di Amman, timnas harus mengakui keunggulan Yordania 64-94.
Laga kualifikasi tetap akan dilakoni serius oleh timnas karena sebagai pemanasan dan mengukur kekuatan setelah pemusatan latihan di Australia. Pasalnya, dua negara itu juga akan menjadi lawan Indonesia di Grup A FIBA Asia selain juara bertahan Australia.
"Kami fokus untuk bisa lolos ke Piala Dunia lewat jalur Piala Asia. Syaratnya tentu kita harus bisa tembus ke perempat final," imbuh Jeremy.
Di sisi lain, Arab Saudi membutuhkan kemenangan demi menjaga peluang mereka ke Piala Dunia. Di klasemen kualifikasi zona Asia Grup C, Arab berada di peringkat ketiga di bawah Libanon dan Yordania.
Namun, Arab akan kehilangan pemain kunci Mohammed Alsuwailem yang menepi lantaran cedera. Di sisi Indonesia, Abraham Damar Grahita juga absen karena dalam pemulihan. (OL-8)
Hingga 29 April 2026, sebanyak 122 kelompok terbang (kloter) atau 47.834 jemaah telah diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Ia memastikan bahwa kondisi para korban terus dipantau secara intensif oleh petugas, dengan seluruh kebutuhan medis maupun logistik telah terpenuhi.
Emirat Arab resmi umumkan keluar dari OPEC dan OPEC+ mulai 1 Mei. Langkah strategis ini diambil di tengah krisis energi akibat konflik di Selat Hormuz.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Di sisi lain, layanan kesehatan di Daerah Kerja Madinah juga terus dioptimalkan. Tercatat 1.373 jemaah menjalani rawat jalan.
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved