Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Swiss Stan Wawrinka harus pulang lebih awal saat kembali bermain di turnamen ATP Masters 1.000 Monte Carlo yang bergulir di Monte Carlo Country Club, Roquebrune-Cap-Martin, Prancis, Senin (11/4).
Wawrinka, yang tampil untuk kali pertama di tur ATP setelah absen selama 13 bulan karena cedera, kalah di putaran pertama dari petenis Kazakhstan Alexander Bublik dengan skor 6-3, 5-7, dan 2-6.
Pada awal 2021, peraih tiga gelar Grand Slam itu harus menepi karena cedera kaki. Bahkan, pada Maret 2021, dia harus naik meja operasi sebelum akhirnya kembali mengayunkan raket di turnamen Challenger di Marbella, bulan lalu.
Baca juga: Tsitsipas Tegaskan Tekad Pertahankan Gelar Monte Carlo Masters
Wawrinka, yang hadir dengan fasilitas wildcard, sebenarnya menunjukkan permainan apik pada awal pertandingan di Monte Karlo Masters. Bahkan dia berhasil menutup set pertama dengan kemenangan.
Namun, di set kedua, dia justru gagal mempertahankan dominasi hingga akhirnya harus angkat koper lebih cepat dalam ajang bergengsi tersebut.
"Jujur, satu tahun yang panjang ini sulit. Saya benar-benar harus memiliki tekad untuk kembali. Memiliki kekuatan untuk menjalani rehabilitasi dan semuanya. Saya senang bisa kembali berada di sini," kata Wawrinka seperti dilansir laman resmi ATP, Senin (11/4).
Wawrinka pun menyadari harus bekerja ekstra keras untuk bisa kembali masuk dalam jajaran petenis top dunia. Saat ini, petenis 37 tahun itu berada di peringkat 236 dunia.
"Tentu saja saya jauh dari fit. Saya perlu bekerja keras secara fisik. Tetapi saya senang bisa tampil di turnamen ini dan kembali bermain," ujar peraih gelar Monte Carlo Masters 2014 itu.
"Yang saya butuhkan adalah berlatih dengan pemain terbaik. Saya baru memulainya pada Februari lalu dan masih banyak hal yang harus saya lalui. Jadi saya harus banyak bersabar," tambah Wawrinka. (Ant/OL-1)
Petenis Spanyol Carlos Alcaraz mengakui tampil kurang optimal pada momen-momen penting saat menghadapi Jannik Sinner di final Monte-Carlo Masters 2026.
Petenis Italia Jannik Sinner mencetak sejarah baru setelah menjuarai Monte-Carlo Masters 2026.
Carlos Alcaraz amankan tiket semifinal Monte Carlo Masters 2026 setelah mengalahkan Alexander Bublik. Kemenangan ini menjadi kemenangan ke-300 dalam kariernya.
Daniil Medvedev mencatat rekor buruk usai kalah telak 0-6, 0-6 dari Matteo Berrettini di Monte Carlo Masters. Simak statistik dan kronologinya di sini.
Carlos Alcaraz antusias memulai musim lapangan tanah liat di Monte-Carlo Masters sebagai juara bertahan dan petenis nomor satu dunia.
Saya hanya akan mendengarkan orang-orang terdekat saya dan ketika tim saya memiliki sesuatu untuk dikatakan kepada saya, dan itulah yang terpenting bagi saya.
Jannik Sinner mengalahkan Alexander Bublik dengan skor 6-4 dan 6-4 untuk mencapai semifinal Erste Bank Open di Wina, dua kemenangan lagi menuju gelar keempatnya di 2025.
Rublev bersikeras dirinya berbicara dalam bahasa Inggris dan tidak menggunakan kata-kata kasar. Meski begitu, petenis berusia 26 tahun itu tetap didiskualifikasi.
Petenis Austria itu mengalahkan Bublik 6-3, 6-2, dan 6-4 untuk memutus rangkaian tujuh kekalahan beruntun di turmanen Grand Slam.
Bublik menang 6-3, 3-6, dan 6-3 di turnamen pemanasan Wimbledon di Jerman itu.
Di laga final, Bublik akan berhadapan dengan pemenang laga antara petenis Spanyol Roberto Bautista Agut dan petenis Rusia Andrey Rublev.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved