Musim Haji 2026, Jawa Tengah Berangkatkan 34.122 Jemaah ke Tanah Suci

Widjajadi
20/4/2026 18:42
Musim Haji 2026, Jawa Tengah Berangkatkan 34.122 Jemaah ke Tanah Suci
Ketua PPIH Embarkasi Solo, Fitriyanto(MI/WIDJAJADI)

SEBANYAK 34.122 calon jemaah haji dari Jawa Tengah yang terbagi menjadi 81 kelompok terbang (kloter) , secara bergombang akan memasuki Asrama Haji Donohudan, Boyolali, mulai Selasa ( 21/4/2026), untuk persiapan menunaikan ibadah haji 2026.

Dari total yang akan beribadah haji ke tanah suci di musim hajo 2026 itu, komposisi jemaah, 40 persen lansia dengan kriteria usia di atas 65 tahun. Adapun jemaah tertua berasal dari Klaten dengan usia 84 tahun, dan termuda berusia 13 tahun dari Magelang yang berangkat sebagai pengganti.

Penegasan itu disampaikan Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH ) Embarkasi Solo, Fitriyanto di Asrama Haji Donohudan, sehari menjelang kedatangan kloter pertama CJH dari Kabupaten Tegal, yang akan masuk pada Selasa pagi (21/4/2026), untuk persiapan keberangkatan ke Tanag Suci pada Rabu (22/4/2026).

"Kloter pertama dari Kabupaten Tegal, sebanyak 360 CJH, dijadwalkan masuk asrama lebih awal, yakni Selasa pagi, dan akan berangkat menuju Arab Saudi, Rabu (22/4/2026) pukul 01.05 Wib," kata Fitriyanto kepada wartawan.

Dia paparkan,  Jawa Tengah pada musim haji tajun 2026 ini mendapatkan kuota haji sebanyak 34.122 orang, dengan rincian 32.138 jemaah reguler, 1.706 jemaah prioritas lansia, 191 petugas haji daerah, serta 87 pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

Dari total 34.122 jemaah dari 35 kabupaten/kota di Jateng ini di bagi dalam 81 kloter,  sebanyak 15 kloter berasal dari enam kabupaten/kota, akan bergabung melalui Embarkasi Yogya, yang memberangkatkan 26 kloter.

Jemaah yang dialihkan melalui embarkasi Yogyakarta berasal dari wilayah eks Karesidenan Kedu, yakni Kabupaten Magelang, Kota Magelang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Purworejo, dan Kabupaten Kebumen, dengan total sekitar 6.000 jemaah.

Kebijakan memindahkan 15 kloter jemaah lewat embarkasi Yogjakarta itu, sebagai upaya mengurangi kelelahan jemaah karena jarak tempuh yang lebih dekat, sekaligus mengurangi kepadatan di Embarkasi Solo.

Dia beberkan, dengan pembagian itu, diyakini pelayanan bisa lebih optimal dan jemaah lebih nyaman. Saat ini dari mitigasi yang ada, hampir 100 persen siap. 

Yang jelas simulasi, khususnya pada layanan One Stop Service di Asrama Haji Donohudan, memberikan gambaran adanya 
peningkatan layanan tahun ini. Seperti siai  pembagian kartu nusuk yang dilakukan di Indonesia sebelum keberangkatan. 

"Dengan demikian, jemaah sudah mengantongi kartu tersebut saat masuk asrama. Dan setibanya di Arab Saudi, jemaah bisa langsung fokus beribadah,” pungkas Fitroyanto yang menyebut keberangkatan Kloter I, diharapkan sesuai jadwal. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya