Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBNAYAK 227 calon jemaah haji asal Kota Madiun, Jawa Timur, akan memperoleh uang saku guna menunjang kebutuhan hidup (living cost) selama menjalankan ibadah haji tahun 1447 Hijriah atau 2026. Setiap jamaah dijadwalkan menerima dana sebesar 750 Riyal Arab Saudi (SAR) atau setara sekitar Rp3,42 juta.
"Terkait uang saku, setiap calon haji menerima SAR 750 atau sekitar Rp3,42 juta. Uang tersebut akan diberikan saat jamaah berada di Asrama Haji Surabaya, bersamaan dengan pembagian dokumen penting seperti boarding pass, paspor, dan kartu nusuk haji," ujar Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Madiun Datik Ardiyah di Madiun, Senin (13/4).
Ia menjelaskan bahwa uang tersebut disiapkan sebagai bekal operasional selama jamaah berada di Tanah Suci. Dana ini dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi tambahan sehari-hari, menjadi cadangan untuk keperluan mendesak, hingga membayar kewajiban DAM (denda haji).
Penyaluran uang saku dilakukan secara tertib dengan pengemasan khusus menggunakan plastik, guna meminimalkan risiko kehilangan. Langkah ini diambil sebagai bahan evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya, di mana sempat terjadi jamaah lanjut usia yang tidak menyadari isi amplop hingga uang terbuang.
"Semuanya nanti dijadikan satu dalam plastik, agar lebih rapi dan aman. Belajar dari pengalaman tahun sebelumnya," katanya.
Adapun komposisi uang saku yang diterima jamaah terdiri dari pecahan SAR 500 sebanyak satu lembar, dua lembar pecahan SAR 100, serta satu lembar pecahan SAR 50.
Untuk persiapan keberangkatan haji tahun 2026, pihak Kemenhaj Kota Madiun memastikan seluruh tahapan hampir rampung. Jamaah disebut telah menerima perlengkapan utama, termasuk koper yang disalurkan melalui masing-masing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).
Koper tersebut juga telah dilengkapi identitas khusus guna memudahkan proses identifikasi barang setibanya di Arab Saudi.
"Untuk koper, Insya Allah sudah 100%. Semua sudah menerima melalui KBIH masing-masing agar memudahkan pencarian saat di sana," katanya.
Pihak Kemenhaj turut mengimbau para jamaah agar menjaga kesehatan fisik dan mental selama menjalankan ibadah, serta tetap fokus pada tujuan utama di Tanah Suci.
"Jaga kesehatan fisik, dan hati. Fokus ibadah, jangan terlalu memikirkan hal lain seperti belanja. Kesempatan ini bisa jadi hanya sekali seumur hidup," katanya.
Sebagai informasi, jamaah calon haji Kota Madiun akan tergabung dalam Kloter 22 dan dijadwalkan memasuki Embarkasi Surabaya pada 27 April 2026. (Ant/e-4)
Penggabungan kloter dilakukan untuk memastikan efisiensi dan kelancaran operasional pemberangkatan jemaah sesuai nomor manifes.
PPIH Arab Saudi menyiagakan 52 unit bus khusus untuk mendukung mobilitas jemaah haji disabilitas asal Indonesia.
RATUSAN jemaah haji 2026 asal Kabupaten Kampar, Riau, yang tergabung dalam Kloter 5 Embarkasi Batam (BTH 5) akhirnya bertolak ke Tanah Suci pukul 15.26 WIB, Selasa (28/4) setelah terkendala
PEMERINTAH KabupatenTasikmalaya, Jawa Barat melepas 445 jemaah haji 2026 bersama petugas yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 11 KJT di Islamic Center, Kecamatan Singaparna
Pria asal Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, ini membawa serta puluhan tahun kisahnya sebagai tukang becak dan berhasil naik haji.
Petugas juga terus mematangkan berbagai skema pelayanan. Fokus utama petugas saat ini adalah melakukan pemetaan data, khususnya bagi jemaah lanjut usia (lansia).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved