Mahasiswa Unika Medan Hilang di Air Terjun Situmurun Toba

Yoseph Pencawan
12/4/2026 13:47
Mahasiswa Unika Medan Hilang di Air Terjun Situmurun Toba
Pencarian mahasiswa Unika Medan yang hilang di Air Terjun Situmurun Toba.(Dok.MI)

SEORANG mahasiswa Fakultas Filsafat Universitas Katolik (Unika) Santo Thomas Medan, Cristoper Rustam, 21, dilaporkan hilang setelah tenggelam di perairan Air Terjun Situmurun, Kecamatan Lumbanjulu, Kabupaten Toba, Sumatra Utara. Peristiwa itu terjadi saat korban sedang berekreasi bersama rombongannya pada Sabtu (11/4/2026).

Plt Kasi Humas Polres Toba Ipda Khairuddin mengungkapkan, korban hilang sekitar pukul 12.20 WIB. Hanya 20 menit setelah rombongan tiba di lokasi menggunakan Kapal Motor (KM) Sibole-Bole 01.

"Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat mengeluhkan kakinya kram saat berenang di sekitar jatuhan air terjun," ujarnya, Minggu (12/4/2026).

Peristiwa bermula saat Cristoper bersama rekan-rekannya melakukan perjalanan wisata usai mengikuti kegiatan Rekoleksi Frater di Silima Lombu, Samosir. Rombongan yang didampingi Romo R.D. Ngadiono itu bertolak menuju Air Terjun Situmurun sekitar pukul 12.00 WIB.

Setibanya di lokasi, sejumlah mahasiswa memutuskan untuk berenang, termasuk korban. Namun, Cristoper terlihat kesulitan dan tertinggal dari kelompoknya saat akan naik dari air.

Melihat kondisi tersebut, tiga rekan korban, Mario Wira Surbakti, Patulosa Ndururu dan Julhendro Gultom, berusaha memberi pertolongan dengan membawa pelampung dari kapal.

Meski telah berupaya secepat mungkin, tubuh mahasiswa semester dua itu sudah tidak terlihat lagi di permukaan air. Mereka meyakini Cristoper sudah tenggelam.

Hingga Minggu pagi menjelang siang, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban. Pencarian dilakukan di tengah situasi yang cukup sulit akibat kondisi alam.

"Tim gabungan menghadapi tantangan berupa air danau yang sangat keruh di sekitar jatuhan air terjun. Jarak pandang di dasar air sangat terbatas, sehingga menyulitkan proses penyisiran," kata Khairuddin.

Atas kejadian ini Polres Toba mengimbau masyarakat serta pengelola objek wisata untuk meningkatkan kewaspadaan. Wisatawan diminta lebih berhati-hati saat berenang di area yang memiliki arus kuat atau kedalaman yang tidak terduga untuk menghindari kejadian serupa. (H-3)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya