Pembersihan Lumpur Pascabanjir Aceh Capai 92 Persen

Andhika Prasetyo
07/4/2026 21:53
Pembersihan Lumpur Pascabanjir Aceh Capai 92 Persen
Alat berat eskavator sedang mengambil lumpur bekas banjir dinaikkan ke truk untuk dibuang dari pemukiman warga.(Antara)

Satuan Tugas Percepatan Pemulihan Pascabencana (PRR) melaporkan progres pembersihan lumpur pascabanjir di Aceh telah mencapai 92% hingga awal April 2026. Kepala Posko Wilayah Satgas PRR, Safrizal ZA, menyebut dari total 519 titik sasaran, sebanyak 480 lokasi telah selesai dibersihkan, sementara 39 titik lainnya masih dalam proses pengerjaan.

“Progres pembersihan lumpur mencapai 92% berdasarkan data posko per 6 April 2026,” ujarnya dalam kegiatan media gathering di Aceh Besar.

Ia menjelaskan, tahap awal pemulihan berupa pembukaan akses jalan nasional telah rampung 100 persen sejak 25 Januari 2026. Saat ini, fokus penanganan beralih pada pembersihan fasilitas umum dan infrastruktur pendukung. Tahap kedua difokuskan pada normalisasi saluran drainase serta pembersihan lumpur yang menutup akses di sejumlah titik permukiman.

Proses pembersihan dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, BNPB, serta personel pusat seperti praja IPDN. Selain itu, program cash for work (padat karya tunai) juga dilibatkan untuk memberdayakan masyarakat setempat.

“Lumpur masih cukup banyak, tetapi seluruh pihak terus bekerja membersihkan area permukiman dan fasilitas publik,” kata Safrizal.

Program padat karya saat ini telah berjalan di sejumlah wilayah, seperti Desa Meunasah Lhok dan Meunasah Raya di Kabupaten Pidie Jaya, dengan melibatkan sekitar 375 pekerja sejak akhir Maret 2026.

Kegiatan tersebut mencakup pembersihan jalan, drainase, fasilitas umum, hingga bagian luar rumah warga. Pembersihan interior rumah tidak dilakukan karena mempertimbangkan aspek privasi.

Ke depan, Kementerian Pekerjaan Umum juga berencana menggandeng perguruan tinggi untuk memperluas partisipasi dalam percepatan pemulihan pascabencana. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian sisa titik terdampak sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam penanganan bencana di Aceh. (Ant/E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya