Harimau Sumatra Muncul di Areal Tambang Minyak Bumi PT Pertamina Hulu Rokan Riau

Rudi Kurniawansyah
07/4/2026 16:58
Harimau Sumatra Muncul di Areal Tambang Minyak Bumi PT Pertamina Hulu Rokan Riau
Upaya penanganan laporan kemunculan harimau sumatra di Rokan, Riau.(Dok. BBKSDA Riau)

BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menerima  laporan dari pihak PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) pada Minggu (5/4), terkait kemunculan seekor Harimau Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae) di areal kerja PT PHR, tepatnya di DSF 125 Tonggak 8, Duri Field, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.

Kepala Balai Besar KSDA Riau Supartono melalui Kepala Bidang Teknis Ujang Holisudin mengatakan bahwa berdasarkan identifikasi dari sumber video yang beredar, benar bahwa satwa tersebut seekor Harimau Sumatra (HS) dengan estimasi usia dewasa. 

"Tim BBKSDA Riau telah berkoordinasi dengan PT. PHR dan benar bahwa salah satu karyawannya bertemu dengan HS di Tonggak 8, Duri Field dan sempat mengambil gambar," kata Ujang, Selasa (7/4).

Dijelaskannya, pada Senin (6/4), tim yang terdiri dari personel BBKSDA Riau dan pihak keamanan (Security) PT. PHR secara bersama-sama melakukan mitigasi dan identifikasi lapangan. Dalam proses pengecekan di lapangan, tim mendengar suara auman HS di sekitar lokasi awal perjumpaan.

"Sebagai langkah antisipasi keselamatan dan menghindari kontak fisik, tim memutuskan untuk bergeser sejauh lebih kurang 500 meter dari titik suara guna melakukan pemantauan lebih lanjut," ujarnya.

Tim kemudian memasang kamera pemantau (camera trap) di titik strategis untuk memantau aktifitas dan memastikan keberadaan Harimau Sumatra secara visual. Tim telah melakukan pengambilan dokumentasi pemantauan udara menggunakan drone serta titik koordinat sebagai dasar untuk tindakan mitigasi lebih lanjut

"Balai Besar KSDA Riau juga telah menurunkan tim medis sebagai langkah antisipasi emergency untuk standby bersama tim di lapangan dan akan terus berkoordinasi dengan PT PHR dan melakukan penilaian resiko konflik satwa liar sebagai upaya penetapan tindakan dan mitigasi lebih lanjut," pungkasnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya