KA Bangunkarta Anjlok, KAI Daop 5 Siapkan 10 Bus Angkut Penumpang

Lilik Darmawan
06/4/2026 17:16
KA Bangunkarta Anjlok, KAI Daop 5 Siapkan 10 Bus Angkut Penumpang
KA Bangunkarta anjlok, Senin (6/4/2026).(Dok KAI)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto, Jawa Tengah menyiapkan sebanyak 10 unit bus untuk mengevakuasi penumpang KA Bangunkarta relasi Jombang–Pasar Senen. Hal tersebut menyusul insiden anjloknya tiga rangkaian kereta di Emplasemen Bumiayu, Senin (6/4) sekitar pukul 14.15 WIB.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya percepatan penanganan dampak gangguan perjalanan sekaligus memastikan penumpang tetap dapat melanjutkan perjalanan dengan aman. Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan pihaknya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat kejadian tersebut. 

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan KA Bangunkarta akibat gangguan perjalanan ini,” ujarnya. 

Ia menjelaskan, insiden anjlokan terjadi di kilometer 312+1, tepatnya di wesel 21A dan 21B, yang menyebabkan jalur rel di lokasi tidak dapat dilalui untuk sementara waktu, baik dari arah hulu maupun hilir.

Sebagai respons cepat, KAI Daop 5 Purwokerto langsung mengerahkan tim tanggap darurat ke lokasi untuk melakukan evakuasi rangkaian kereta sekaligus penanganan jalur rel yang terdampak.

“Seluruh petugas bersama tim terkait telah berada di lokasi untuk melakukan evakuasi serta penanganan jalur rel,” kata As’ad. 

Selain itu, KAI juga melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak guna mempercepat proses pemulihan jalur agar operasional kereta api dapat segera kembali normal. Menurutnya, saat ini fokus utama masih pada proses evakuasi, sementara penyebab pasti anjlokan masih dalam tahap investigasi. 

KAI Daop 5 Purwokerto memastikan akan terus memberikan informasi terkini melalui kanal resmi dan mengimbau penumpang tetap tenang serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Sebagai bentuk komitmen pelayanan, KAI berupaya melakukan penanganan secara maksimal dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan. (LD/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya