KAI Normalisasi Jalur Bumiayu Usai KA Bangunkarta Anjlok

Nurul Hidayah    
07/4/2026 17:40
KAI Normalisasi Jalur Bumiayu Usai KA Bangunkarta Anjlok
Evakuasi KA Bangunkarta yang anjlok(Dok.Humas Daop 3)

KERERTA Api Indonesia atau KAI telah melakukan normalisasi setelah KA Bangunkarta anjlok. Kini jalur rel di emplasemen Stasiun Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, kembali dapat dilewati. 

“Sejak kejadian, selama 11 jam personel teknis dan tim manajemen dikerahkan untuk melakukan evakuasi, perbaikan jalur, serta rekayasa pola operasi guna meminimalkan dampak bagi pelanggan,” tutur Manajer KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, Selasa (7/4). Setelah upaya intensif, kedua jalur yang sempat terputus kini sudah dapat dilalui kembali oleh kereta api. 

“Evakuasi rangkaian kereta selesai dilakukan dan jalur rel sudah dapat dilalui pada Selasa (7/4) pukul 04.08 WIB. Untuk sementara guna memastikan keamanan geometri jalur, kereta api yang melintas masih diberlakukan kecepatan terbatas,” tutur Muhibbuddin. Untuk saat ini, pada jalur hulu dan hilir sudah dapat dilalui dengan kecepatan 20 km/jam. Kecepatan tersebut akan ditingkatkan secara bertahap menuju kondisi normal, seiring dengan evaluasi teknis yang ketat dan tetap mengedepankan aspek keselamatan perjalanan

Pada kesempatan yang sama Muhibbuddin menjelaskan bahwa akibat anjloknya KA Bangunkarta, ada 7 perjalanan kereta api dibatalkan dan 27 perjalanan lainnya yang melintas di Daop 3 Cirebon melalui jalur memutar via Semarang. “Jumlah tersebut merupakan kereta api yang melintas di Daop 3,” tutur Muhibbuddin. 

Selanjutnya  untuk periode perjalanan tgl 6 sampai dengan 7 April 2026 , KAI Daop 3 Cirebon telah berhasil memproses pembatalan sebanyak 273 tiket pelanggan. 

KAI memberikan pengembalian dana penuh atau dikembalikan 100 persen bagi pelanggan yang melakukan pembatalan tiket akibat gangguan ini. Pengajuan refund dapat dilakukan di stasiun hingga 7x24 jam setelah jadwal keberangkatan. Selain itu, KAI juga menyediakan kompensasi berupa service recovery bagi pelanggan yang mengalami keterlambatan signifikan.

“Namun dalam pelaksanaan berbagai upaya tersebut, kami sangat memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan, terutama bagi yang mengalami keterlambatan signifikan saat berada di atas kereta, menunggu kepastian waktu keberangkatan, hingga mengantre untuk proses refund di stasiun. Kami juga menyadari bahwa penyiapan layanan service recovery (SR) di beberapa titik masih memerlukan peningkatan,” tutur Muhibbuddin. 

Muhibbuddin juga menamabahkan bahwa insiden ini berdampak besar terhadap rencana perjalanan banyak pelanggan. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan berterima kasih atas kesabaran serta pengertian yang telah diberikan,” ujar Muhib

Perjalanan kereta api mengalami gangguan akibat anjloknya KA Bangunkarta (161) relasi Jombang-Pasarsenen di Emplasemen Stasiun Bumiayu, km 312+1, Jawa Tengah, pada Senin (6/4) sekitar pukul  14.15 WIB. Akibatnya sejumlah perjalanan kereta api pun mengalami hambatan. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya