Kembali Normal, Jadwal Kereta Api Daop 8 Surabaya Pulih Pasca Gangguan di Stasiun Bumiayu

Faishol Taselan
07/4/2026 16:50
Kembali Normal, Jadwal Kereta Api Daop 8 Surabaya Pulih Pasca Gangguan di Stasiun Bumiayu
Ilustrasi(Dok KAI)

KEBERANGKATAN Kereta Api di Daop 8 Surabaya mulai normal kembali, setelah mengalami keterlambatan kedatangan imbas gangguan operasional di emplasemen Stasiun Bumiayu.

“Keberangkatan kereta api (KA)  dari wilayah Daop 8 Surabaya berjalan normal sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,” kata Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono di Surabaya, Selasa (7/4).

Seluruh perjalanan KA yang berangkat dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 8, seperti Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, dan Malang, tetap diberangkatkan tepat waktu dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan kepada pelanggan.

Meskipun demikian, untuk perjalanan KA yang datang menuju wilayah Daop 8 Surabaya mengalami penyesuaian waktu tempuh. Hal ini merupakan dampak dari insiden yg dialami KA Bangunkarta relasi Jombang - Pasar Senen yang terjadi di emplasemen Stasiun Bumiayu, yang menyebabkan adanya rekayasa pola operasi berupa perjalanan memutar melalui jalur alternatif, sehingga menambah waktu tempuh perjalanan. 

"KAI Daop 8 Surabaya mencatat bahwa rata-rata keterlambatan perjalanan KA yang menuju wilayahnya berkisar antara 43 menit hingga 316 menit, tergantung pada lintas operasional dan antrean perjalanan KA di jalur alternatif. Meski demikian, KAI terus berupaya melakukan pengaturan perjalanan secara optimal agar dampak keterlambatan dapat diminimalkan," kata Mahendro.

Kereta yang mengalami penambahan waktu tempuh perjalanan, KA Gayabaru Malam Selatan (90) relasi Stasiun Pasar Senen - Stasiun Surabaya Gubeng terlambat 316 menit, KA Bima (8) relasi Stasiun Gambir - Stasiun Surabaya Gubeng terlambat 127 menit, KA Jayakarta (252B) relasi Stasiun Pasar Senen - Stasiun Surabaya Gubeng terlambat 43 menit.

KA Brawijaya (38) relasi Stasiun Gambir - Stasiun Malang terlambat 168 menit,  KA Majapahit (246B) relasi Stasiun Pasar Senen - Stasiun Malang terlambat 152 menit, KA Gajayana (36) relasi Stasiun Gambir - Stasiun Malang terlambat 124 menit
 
KAI memastikan bahwa seluruh upaya penanganan dilakukan dengan mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan kereta api. Koordinasi lintas unit dan dengan pihak terkait terus dilakukan guna mempercepat proses normalisasi jalur.

"KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat kondisi ini. Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh pelanggan atas kesabaran dan pengertian yang diberikan selama masa penanganan berlangsung," kata Mahendro.(FL/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya