Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Jawa Tengah masih akan diguyur hujan sepanjang April 2026.
Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo, mengatakan sebagian besar wilayah masih mengalami hujan hingga akhir Maret 2026, dengan hari tanpa hujan yang sangat singkat, hanya sekitar satu hingga lima hari.
Ia menambahkan berdasarkan analisis curah hujan dasarian ketiga Maret 2026, sebagian besar wilayah Jawa Tengah berada pada kategori menengah hingga tinggi, yaitu berkisar 51 hingga 300 milimeter per dasarian.
Namun, menurutnya, terdapat sejumlah wilayah dengan curah hujan rendah. “Beberapa daerah seperti Wonogiri, Rembang, Pati, Purworejo, Kebumen, dan Klaten serta sebagian wilayah lainnya berada pada kategori rendah, yakni 0 sampai 50 milimeter per dasarian,”ujarnya.
Teguh juga menyampaikan adanya wilayah dengan curah hujan sangat tinggi. “Curah hujan di atas 300 milimeter per dasarian terjadi di sebagian wilayah Tegal, Pemalang, Banyumas, dan Purbalingga, serta sebagian kecil wilayah lainnya,”katanya.
Untuk awal April 2026, ia menjelaskan bahwa eluang curah hujan lebih dari 60 persen di seluruh Jawa Tengah berada pada kategori menengah. Tidak ada wilayah dengan peluang dominan pada kategori tinggi maupun rendah.
“Pada dasarian pertama April, seluruh wilayah diperkirakan berada pada kategori menengah dengan kisaran 51 hingga 150 milimeter per dasarian,”kata dia.
Sementara itu, pada periode berikutnya, ia menyebut bahwa sebagian besar wilayah masih berada pada kategori menengah pada dasarian kedua April, meskipun beberapa daerah diperkirakan masuk kategori rendah.
Teguh menambahkan kemasuki dasarian ketiga April hingga awal Mei 2026, curah hujan diprediksi berada pada kategori rendah hingga menengah, sekitar 21 hingga 75 milimeter per dasarian.
Ia pun mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada. “Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi selama masa peralihan musim, meskipun tren hujan mulai menurun,”ujarnya. (H-2)
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
BMKG memprakirakan seluruh wilayah Jakarta akan diguyur hujan pada Rabu sore. Waspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan dan luapan air.
BMKG mengingatkan potensi hujan lebat disertai petir pada siang-sore hingga awal Mei 2026, di tengah suhu panas yang bisa tembus 37°C di sejumlah wilayah.
BMKG memprakirakan Jakarta akan diguyur hujan ringan pada Selasa (28/4). Simak rincian cuaca, suhu, dan kecepatan angin selengkapnya di sini.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
BMKG memprediksi musim kemarau di NTB mulai April 2026 akan lebih kering dari biasanya. Simak wilayah terdampak dan imbauan resminya di sini.
Sedikitnya 75 RT dan 19 ruas jalan terdampak genangan air akibat hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta sejak Sabtu (7/3).
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan lebih kering dibanding 2025. Awal kemarau maju ke April 2026. Simak daftar wilayah terdampak di sini.
Periode 1-10 Februari 2026 atau dasarian I Februari terdapat peluang hujan dengan intensitas lebih dari 50 milimeter per dasarian sebesar 70 hingga lebih dari 90 persen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved