Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
STASIUN Meteorologi Ahmad Yani Semarang mengimbau masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.
Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Yoga Sambodo, mengatakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat atau petir serta angin kencang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.
“Masyarakat perlu mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung akibat kondisi cuaca ekstrem ini,” ujarnya pada Minggu (29/3).
Ia menjelaskan, pada Senin (30/3), sejumlah daerah dengan status siaga atau berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat meliputi Pekalongan, Banjarnegara, Batang, Kendal, Wonosobo, Temanggung, Magelang, Boyolali, Klaten, Sragen, Surakarta, dan Karanganyar.
Sementara itu, wilayah dengan status waspada yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat antara lain Brebes, Tegal, Pemalang, Banyumas, Purbalingga, Semarang, Demak, Jepara, Kudus, Pati, Blora, dan Salatiga.
“Untuk wilayah-wilayah tersebut, masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan, terutama di daerah rawan longsor dan banjir,” kata Yoga.
Kemudian pada Selasa (31/3), BMKG mencatat wilayah dengan status siaga meliputi Banyumas, Purbalingga, dan Banjarnegara yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat.
Adapun daerah dengan status waspada mencakup Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Magelang, Boyolali, Klaten, Karanganyar, Sragen, Grobogan, dan Blora.
BMKG juga mencatat potensi hujan lebat dapat terjadi secara lokal, seperti di wilayah Pulosari, Kabupaten Pemalang, serta Bumijawa dan Bojong di Kabupaten Tegal. Kondisi ini berpeluang meluas ke daerah lain apabila didukung oleh dinamika atmosfer yang masih aktif.
“Cuaca ekstrem ini dapat berdampak pada berbagai sektor, termasuk transportasi dan aktivitas masyarakat. Jarak pandang bisa menurun saat hujan lebat, sehingga pengguna jalan perlu lebih berhati-hati,” jelasnya.
Selain itu, BMKG mengingatkan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi dampak cuaca ekstrem, termasuk banjir, longsor, dan pohon tumbang akibat angin kencang.
Yoga menambahkan, perubahan cuaca dapat terjadi secara cepat sehingga masyarakat diminta untuk terus memantau informasi resmi BMKG.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG agar dapat mengantisipasi potensi risiko,” tambahnya. (LD)
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
Ibu kota India, New Delhi, mencatatkan suhu tertinggi 42,8 derajat Celsius pada Sabtu (25/4).
Cuaca panas ekstrem di Mekah jadi ancaman serius bagi jemaah haji. Petugas imbau tidak memforsir ibadah, jaga istirahat dan cairan demi hindari heat stroke.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
BMKG memprakirakan seluruh wilayah Jakarta akan diguyur hujan pada Rabu sore. Waspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan dan luapan air.
BMKG mengingatkan potensi hujan lebat disertai petir pada siang-sore hingga awal Mei 2026, di tengah suhu panas yang bisa tembus 37°C di sejumlah wilayah.
BMKG memprakirakan Jakarta akan diguyur hujan ringan pada Selasa (28/4). Simak rincian cuaca, suhu, dan kecepatan angin selengkapnya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved