Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA komoditas cabai rawit di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencapai Rp140 ribu per kilogram. Harganya terus naik setelah memasuki Ramadan beberapa hari lalu.
Di Pasar Muka misalnya, sejumlah pedagang mengaku, harga cabai rawit melonjak cukup drastis atau naik sekitar 30-40% sejak beberapa waktu terakhir. Terutama sejak sebelum memasuki Ramadan.
"Beberapa hari sebelum Puasa, harga cabai rawit itu sudah naik drastis. Harganya mencapai Rp80 ribu-Rp100 ribu per kg. Setelah Puasa harganya malahan terus naik. Sekarang di kisaran Rp130 ribu-Rp140 ribu per kg," kata Jenal, pedagang sembako di Pasar Muka, Minggu (22/2).
Ada berbagai faktor penyebab naiknya harga cabai rawit saat ini. Jenal menyebut faktor paling utama yakni kondisi cuaca.
Pasalnya, cuaca buruk yang terjadi beberapa bulan terakhir cukup memengaruhi produksi yang berdampak berkurangnya pasokan. Di sisi lain, permintaan masyarakat cenderung meningkat, terutama mendekati Ramadan.
"Paling utama sih karena faktor cuaca. Pasokan berkurang, stok juga jadi sedikit. Akibatnya harga jadi mahal," ucapnya.
Melonjaknya harga komoditas tersebut dikeluhkan para pembeli. Namun, lanjut Jenal, masyarakat pun dengan sendirinya memahami kondisi.
"Kalau penjualan sih normal. Masyarakat masih banyak yang membeli, mungkin karena pas mau Puasa. Cuma mereka mengeluh, naiknya harga sangat luar biasa," terang dia.
Komoditas lain yang harganya terpantau naik yaitu bawang merah. Saat ini harganya mencapai Rp70 ribu per kilogram atau naik sekitar 15% dari biasanya.
Sementara itu, harga cabai hijau dan cabai merah masing-masing di kisaran Rp70 ribu per kilogram. Untuk komoditas lain, di antaranya kentang, sejauh ini harga terpantau masih stabil.
"Mudah-mudahan pasokan bisa kembali normal, sehingga harga juga bisa normal," pungkasnya. (H-2)
Kepala UPTD Pasar Muka, Asep Hermawan, mengatakan turunnya harga komoditas cabai rawit dimungkinkan karena mulai berkurangnya permintaan.
Sedangkan cabai rawit hijau yang semula harganya rata-rata kisaran Rp49.400 per kg, naik jadi Rp52.200 per kg.
Selain cabai rawit merah, harga cabai merah besar berada di kisaran Rp48.750 per kilogram dan cabai merah keriting Rp46.750 per kilogram.
Di pasar tradisional seperti Pasar Penuin Wet Market dan Pasar Mitra Raya, harga cabai rawit mencapai kisaran Rp80.000 hingga Rp100.000 per kilogram.
Berdasarkan hasil monitoring di Pasar Pelita dan Tipar Gede, harga komoditas yang cenderung masih stabil antara lain beras.
Sejumlah pedagang menyebutkan bahwa kenaikan harga ini sudah terjadi sejak awal tahun 2026 dan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.
Harga ayam yang sempat mencapai lebih dari Rp50 ribu per kilogram pada saat lebaran, dalam tiga hari terakhir sudah turun ke harga Rp35 ribu per kilogram.
Selain cabai merah, komoditas lain juga turun harga. Di antaranya, telur ayam ras turun Rp133 dari Rp29.735 menjadi Rp29.602/kg, cabai rawit turun Rp2.484 dari Rp43.834 menjadi Rp41.350/kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved