Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BASARNAS Kendari menyebut sebanyak 13 penumpang dan tujuh awak Kapal Motor (KM) Cahaya Intan Celebes GT 44 tenggelam di Perairan Poleang, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Humas Basarnas Kendari Wahyudi saat dihubungi di Kendari, Sabtu (14/2), mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 Wita.
"Saat itu, kapal tersebut bertolak dari Pelabuhan Bajoe Kota Bone dengan tujuan Pelabuhan Boepinang Bombana," kata Wahyudi.
Dia menyebutkan bahwa pada saat di tengah laut, kapal tersebut mengalami kebocoran sehingga mengakibatkan air laut masuk ke dalam bodi kapal.
"Akibat itu, KM Cahaya Intan Celebes tersebut tenggelam," ujarnya.
Wahyudi mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang mereka terima, saat kapal tersebut akan tenggelam, para penumpang dan awak kapal berhasil diselamatkan oleh para nelayan yang berada di sekitar perairan tersebut.
"Seluruh penumpang dan awak kapal dievakuasi ke Puskesmas Boepinang Bombana," ungkap Wahyudi.
Sementara itu, Kepala Pos SAR Kolaka Haeruddin mengatakan bahwa KM Cahaya Intan Celebes tersebut bergerak dari Pelabuhan Bajoe sekitar pukul 00.00 Wita, dengan tujuan Pelabuhan Boepinang Bombana.
"Dan pukul 06.00 Wita, kapal tersebut mengalami kebocoran pada lambung kapal akibat dihantam gelombang besar serta angin kencang. Jadi, pada saat itu kru kapal berusaha memompa air dengan memakai mesin alkon sebanyak empat eh unit. Namun, masih tetap tidak mampu," jelasnya.
Haeruddin menjelaskan bahwa karena tak dapat menguras air yang berada di lambung kapal, kapten kapal saat itu melihat perahu nelayan dan mendekatinya. Sehingga ia memilih untuk mendekati kapal tersebut.
"Dan setelah itu seluruh penumpang dievakuasi oleh kapal nelayan tersebut karena kapal Celebes itu mengalami kebocoran dan tenggelam," jelasnya. (Ant/P-3)
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
UMKM direlokasi ke 100 tenant resmi demi penataan yang lebih tertib dan nyaman.
Terdapat juga massa udara basah pada lapisan rendah dan indeks labilitas yang kuat dalam skala lokal turut meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di Sulawesi Tenggara.
KETUA Ombudsman RI Hery Susanto ditangkap oleh Kejaksaan Agung, Kamis (16/4). Ia diduga menerima suap Rp 1,5 miliar dari PT TSHI. Ini respons Menteri Hukum Supratman Andi Agtas dan profil PT TSHI
Syarief mengatakan sejauh ini baru Hery yang ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan pemberi fee belum ditetapkan sebagai tersangka.
Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim BMKG Kendari Faizal Habibie saat dihubungi di Kendari, Kamis, menyampaikan peringatan dini potensi hujan sedang
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved