Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem berpotensi merata di 33 daerah di Jawa Tengah Kamis (4/12), gelombang tinggi mencapai 2,5 meter berlangsung di sejumlah kawasan perairan utara Jawa Tengah menjadi ancaman serius aktivitas pelayaran.
Cuaca buruk berlangsung di Jawa Tengah berubah dratis, sejak pagi hujan ringan Mukai mengguyur sejumlah daerah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan meningkat ringan-sedang berlangsung secara merata dengan waktu bervariasi, bahkan puluhan daerah berpotensi terjadi cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir.
Selain diguyur hujan, gelombang tinggi 1,25-2,5 meter juga berpotensi di sejumlah kawasan di perairan utara dan selatan Jawa Tengah Kamis (4/12), sehingga diminta warga beraktivitas di perairan tersebut untuk waspada. "Ketinggian gelombang apalagi disertai kecepatan angin diatas 15 knot berisiko terhadap aktivitas pelayaran," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Shafira Tsanyfadhila.
Meskipun air laut pasang (rob) sudah menurun dratis, menurut Shafira Tsanyfadhila, kondisi perairan yang tidak bersahabat dengan kecepatan angin 5-20 knot bertiup dari arah barat ke utara, gelombang tinggi berlangsung hingga Minggu (7/12) berpotensi di sejumlah kawasan yakni Perairan Karimunjawa, Jepara, Semarang-Demak dan Pati-Rembang.
"Sangat berisiko terhadap aktivitas pelayaran baik itu kapan nelayan, tongkang, penyeberangan antar pulau maupun penumpang dan barang, sehingga diminta warga beraktivitas di perairan untuk waspada," tambahnya.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Ferry Oktarisa secara terpisah mengatakan cuaca ekstrem berpotensi berlangsung merata di 33 daerah di Jawa Tengah bagian selatan, timur, tengah, Pantura dan Solo Raya Kamis (4/12), sehingga diminta warga untuk mewadahi terhadap bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Ferry Oktarisa, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Surakarta, Salatiga, Tegal, Bumiayu dan Majenang.
"Awas bencana hidrometeorologi sebagai dampak cuaca ekstrem tersebut, angin bertiup dari barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen," ujar Ferry Oktarisa. (H-2)
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
Ibu kota India, New Delhi, mencatatkan suhu tertinggi 42,8 derajat Celsius pada Sabtu (25/4).
Cuaca panas ekstrem di Mekah jadi ancaman serius bagi jemaah haji. Petugas imbau tidak memforsir ibadah, jaga istirahat dan cairan demi hindari heat stroke.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
BMKG memprakirakan seluruh wilayah Jakarta akan diguyur hujan pada Rabu sore. Waspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan dan luapan air.
BMKG mengingatkan potensi hujan lebat disertai petir pada siang-sore hingga awal Mei 2026, di tengah suhu panas yang bisa tembus 37°C di sejumlah wilayah.
BMKG memprakirakan Jakarta akan diguyur hujan ringan pada Selasa (28/4). Simak rincian cuaca, suhu, dan kecepatan angin selengkapnya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved