Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KECELAKAAN maut terjadi di pertigaan Tiban Center, Batam, pada Sabtu (30/8) sekitar pukul 16.30 WIB. Sebuah truk crane berwarna biru dengan nomor polisi BP 9764 ZE yang melaju kencang dari arah Sekupang diduga hilang kendali dan menabrak sejumlah kendaraan yang sedang berhenti di lampu merah.
Kecelakaan ini mengakibatkan satu orang tewas di lokasi kejadian, sementara sopir truk yang menyebabkan kecelakaan tersebut langsung melarikan diri. Polisi kini tengah memburu sopir tersebut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Menurut saksi mata, Doni, 45, truk crane itu melaju dengan kecepatan tinggi menuju pertigaan Tiban Center. "Truknya datang sangat cepat dan langsung menabrak mobil dan motor yang sedang berhenti di lampu merah. Setelah menabrak, sopirnya langsung kabur," kata dia.
Benturan keras yang terjadi membuat sebuah mobil Wuling ringsek, bahkan mobil tersebut masuk ke bawah truk crane. Di dalam mobil Wuling tersebut, terdapat pasangan suami istri dan seorang anak. "Suami dan istrinya diduga meninggal, sementara anaknya selamat," ujarnya.
Selain itu, truk tersebut juga menabrak tiga sepeda motor yang sedang berhenti di lampu merah. Dua pengendara motor, masing-masing pengendara Mio dan Shogun, dilaporkan meninggal dunia. Sementara itu, pengendara Vario merah berhasil selamat dari kecelakaan tersebut.
Proses evakuasi korban berlangsung dramatis. Tiga unit crane dikerahkan untuk mengangkat truk crane yang menindih mobil Wuling. Warga yang berada di sekitar lokasi tampak berlarian membantu korban, sementara teriakan anak kecil yang terdengar dari dalam mobil Wuling menambah kepanikan.
Yanto, 33, salah seorang petugas Damkar yang terlibat dalam evakuasi, mengungkapkan bahwa proses evakuasi memakan waktu lebih dari satu setengah jam. "Kami sempat meminta warga untuk memberi ruang agar evakuasi berjalan lancar," ujarnya.
Saat akhirnya mobil Wuling berhasil dievakuasi, sopir mobil tersebut ditemukan sudah tidak bernyawa dan terjepit di kursi pengemudi.
Kasubdit I Satlantas Polresta Barelang, Iptu Andika, mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kronologi lengkap kecelakaan ini. "Kami masih mengumpulkan data dan memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan kronologi kejadian dan jumlah korban," ujarnya.
Sementara itu, Kasatlantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief, menambahkan bahwa pihaknya tengah memburu sopir truk yang melarikan diri. "Sopir truk tersebut masih dalam pengejaran, dan kami akan terus mencari hingga ditemukan," katanya. (H-3)
Selain cabai rawit merah, harga cabai merah besar berada di kisaran Rp48.750 per kilogram dan cabai merah keriting Rp46.750 per kilogram.
Di Batam, pergerakan nilai tukar berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi, mengingat tingginya ketergantungan pada barang impor dan transaksi lintas negara, khususnya Singapura.
Puncak Festival Literasi Batam #1 sukses digelar di Universitas Universal, melibatkan 272 sekolah dan menghasilkan 404 proyek literasi inovatif.
Pihak Imigrasi mengamankan 29 warga negara asing (WNA) asal Tiongkok dalam operasi gabungan di kawasan Marina City Waterfront, Batam.
KELANGKAAN minyak goreng bersubsidi Minyakita masih terjadi di sejumlah wilayah di Batam.
Ketiadaan Minyakita di pasaran bukan disebabkan oleh kenaikan harga, melainkan karena prioritas distribusi untuk kebutuhan program bantuan pangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved