Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN orangtua calon peserta sistem penerimaan murid baru (SPMB) melalui sistem online di Tasikmalaya, Jawa Barat banyak mengeluhkan salah satu fasilitas kesehatan di Puskesmas Tamansari, telah menarik uang sebesar Rp35 ribu khusus untuk pemeriksaan kesehatan. Penarikan tersebut, dilakukannya sesuai rujukan dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri.
Budi, 47, warga Tamansari mengatakan, penerimaan peserta melalui sistem online yang dilakukan di SMK Negeri pada SPMB tahap I banyak dikeluhkan oleh orangtua peserta lantaran adanya rujukan berkaitan kesehatan ke Puskesmas harus membayar sebesar Rp 35 ribu per orang. Pemeriksaan tersebut, berkaitan dengan diterbitkannya surat keterangan (Suket) sehat sebagai persyaratan masuk sekolah.
"Banyak orangtua calon peserta sistem penerimaan murid baru (SPMB) melalui sistem online banyak dikeluhkan. Namun, dalam program kesehatan gratis selama ini yang dilakukan oleh pemerintah daerah tidak sesuai kenyataan hingga pelayanan kesehatan di Puskesmas Tamansari tetap bayar Rp 35 ribu sesuai persyaratan dari SMKN," katanya, Sabtu (14/6/2025).
Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan orangtua calon peserta sistem penerimaan murid baru (SPMB) lain berkaitan dengan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas hingga beberapa orang ada yang membayar dan juga gratis tergantung SMKN. Namun, di Puskesmas Tamansari harus bayar Rp 35 ribu per orang dan untuk penentuan pemeriksaan kesehatan sudah ditentukan setiap sekolah.
"Untuk SMKN 1 jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP) dan Desain Komunikasi Visual (DKV), fasilitas kesehatan bebas, surat keterangan sehat, tidak buta warna, SMKN 2, semua jurusan harus ada suket sehat, tidak buta warna, tidak bertindik, tidak bertato, faskes rujukan ke klinik Bakti Tunas Husada (BTH), SMKN 3, semua jurusan harus ada suket sehat dan tidak buta warna, puskesmas Tamansari biaya Rp 35 ribu, SMKN 4, semua jurusan harus ada suket sehat, tidak buta warna, faskes bebas," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat mengatakan, program cek kesehatan gratis memang sudah berjalan tapi khusus untuk syarat SPMB memang masih dikenakan biaya lantaran Puskesmas sendiri harus mengeluarkan surat keterangan khusus untuk syarat. Namun, untuk pemeriksaan kesehatan reguler masuk dalam program gratis.
"Pemeriksaan di luar pada program gratis dan penjaminan kesehatan BPJS terutama untuk keperluan SPMB ini ada mekanisme penerbitan surat keterangan khusus atas dasar permintaan. Karena, pemeriksaan ini berbeda dengan kesehatan reguler hingga berlakulah tarif Perda lantaran permintaan khusus, tapi Dinkes segera mengeluarkan surat edaran ke semua Puskesmas untuk pemeriksaan kesehatan untuk keperluan SPMB menjadi gratis," paparnya. (H-2)
Mengulas kembali Tragedi Trowek 1995, kecelakaan kereta api maut di Tasikmalaya akibat rem blong yang menjadi pelajaran berharga bagi keselamatan transportasi Indonesia.
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Lima pekerja bangunan di Salopa, Tasikmalaya, tersambar petir saat istirahat. Empat orang luka ringan, satu pekerja jalani perawatan intensif akibat luka bakar.
Seorang bocah di Tasikmalaya meninggal dunia setelah 25 hari dirawat akibat gigitan ular weling saat tidur. Simak kronologi lengkapnya di sini.
Sebanyak 445 jemaah haji Kloter 04 KJT asal Kota Tasikmalaya diberangkatkan Kamis (23/4) pagi setelah mengalami perubahan jadwal keberangkatan.
Iyan Yuliantini, pensiunan guru SLB di Tasikmalaya, merintis UMKM telur asin dengan melibatkan alumni SLB untuk mewujudkan kemandirian ekonomi disabilitas.
Untuk jenjang SMA, kuota jalur domisili tersedia 20%. Sedangkan untuk jenjang SMK kuota jalur domisili diberikan 10%.
Dinas Pendidikan Kota Semarang membuka SPMB Gelombang II yang dilaksanakan Senin (7/7) hingga Jumat (11/7).
SPMB tahap II itu merupakan program Sekolah Kemitraan Swasta dengan kuota total 5.004 siswa.
Dari 224.925 calon siswa baru yang lolos SPMB tahun 2025 sebanyak 221.319 calon siswa melakukan daftar ulang.
Keberadaan tim nanti akan menjelaskan secara rinci perihal sistem SPBM serta mencari solusi terbaik agar mereka tetap terakomodasi dan tetap sekolah.
Pemerintah daerah didorong lakukan peningkatan akses dan pemerataan mutu pendidikan melalui kerja sama dengan sekolah swasta yang terakreditasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved