Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AKIBAT hujan deras masih mengguyur dan tanggul Sungai Renggong jebol sepanjang 15 meter belum terlambat, banjir merendam Desa Sukorejo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan meninggi hingga mencapai 1,5 meter, demikian keselamatan ratusan warga terutama lansia, wanita dan anak-anak diungsikan.
Pemantauan Media Indonesia Selasa (20/5) pagi, ratusan warga Desa Sukorejo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan sejak semalam mulai dievakuasi dan mengungsi di Gedung Olahraga (GOR) Desa Tanggirejo, Grobogan menggunakan perahu karet dan sejumlah kendaraan, setelah banjir terus meningkat hingga ketinggian mencapai 1,5 meter.
Gelombang pengungsian mulai berdatangan ke Gedung Olahraga (GOR) Desa Tanggirejo sebagian besar adalah warga lansia, wanita dan anak-anak dengan dikawal petugas BPBD, TNI, Polri dan relawan. "Banjir terus tinggi masuk ke dalam rumah hingga sampai dada orang dewasa, sehingga tidak dapat ditempati lagi," kata Maryati,45, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan.
Hal serupa juga diungkapkan Rahmadi,64, warga desa yang sama bahwa banjir terjadi sejak Jumat (16/5) lalu akibat jebolnya tanggul Sungai Renggong lalu terus meninggi, sehingga oleh petugas diminta untuk segera dievakuasi ke sini, sebelumnya ternak-ternak warga juga telah dievakuasi karena dikhawatirkan mati akibat banjir ini.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan Wahyu Tri Darmawanto mengatakan evakuasi terhadap warga korban banjir dilakukan setelah air di permukiman warga naik drastis akibat hujan deras mengguyur sejak Senin (19/5) siang, sehingga gelontoran air dari sungai terus meningkat masuk ke desa ini dari tanggul yang jebol.
“Kita langsung bergerak mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman karena banjir tejah meninggi hingga 1,5 meter dan ratusan rumah terendam tidak dapat ditempati lagi," ujar Wahyu Tri Darmawanto.
Dievakuasi ke GOR Tanggirejo, lanjut Wahyu Tri Darmawanto, pengungsi diberikan sejumlah fasilitas yang memadai untuk memenuhi hidup dari mulai tempat tidur, selimut, makanan dan pemeriksaan kesehatan sehingga tidak perlu dikawatirkan. "Sebelum banjir meningkat, kami telah mempersiapkan logistik dengan membangun dapur umum di sini," Imbuhnya.
Selain di desa ini, ungkap Wahyu Tri Darmawanto, di desa-desa lain terlanda banjir juga tejah diminta untuk siaga dan bersiap dievakuasi, petugas gabungan juga tejah disiapkan di seluruh desa terlanda berikut sarana dan prasarana untuk pengungsian, karena yang terpenting dalam penanganan bencana ini adalah keselamatan jiwa.
Semakin tingginya volume banjir, menurut Wahyu Tri Darmawanto, karena intensitas hujan yang tinggi di daerah hulu sungai, sehingga sungai tidak mampu menampung volume air yang meningkat dratis dan tanggul juga tidak kuat menahan gelontoran air dan jebol. "Ini merupakan banjir kiriman," tuturnya. (H-2)
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 4 April 2026 yakni potensi cuaca ekstrem seperrti hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir masih berpotensi di 14 daerah di Jawa Tengah
Kondisi tersebut, menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap ke permukiman warga di beberapa wilayah. .
Banjir merendam 12 desa di Grobogan dan jalur KA Karangjati-Gubug setinggi 25 cm. Delapan perjalanan KA mengalami keterlambatan. Simak selengkapnya.
PENUTUPAN tanggul Sungai Tuntang yang jebol di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, ditargetkan dapat rampung dalam tiga hari.
POLDA Jawa Tengah memastikan percepatan perbaikan tanggul jebol di wilayah Kabupaten Grobogan berjalan optimal.
Banjir di Grobogan merendam 1.842 hektare sawah dan berdampak pada 9.736 keluarga. Pemprov Jateng upayakan klaim asuransi tani (AUTP) bagi petani gagal panen.
Basarnas mengerahkan 14 personel tambahan dari Basarnas Special Group untuk mengevakuasi lima korban yang terhimpit dalam kecelakaan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Melihat posisi korban yang berada jauh di bawah tebing dan ancaman kenaikan permukaan air laut, tim memutuskan untuk menempuh jalur udara guna mempercepat proses evakuasi.
Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi sekitar 100 warga terdampak banjir di kawasan Wosi, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, pada Selasa malam (7/4).
BMKG menegaskan tak ada rekomendasi evakuasi lanjutan usai peringatan tsunami Malut-Sulut dicabut, namun warga diminta cek keamanan bangunan.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengevakuasi 32 Warga Negara Indonesia dari Iran
Rosatom evakuasi ratusan pekerja dan keluarga dari PLTN Bushehr, Iran. Pembangunan Unit 2 dan 3 dihentikan sementara akibat situasi keamanan yang kian membahayakan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved