Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Indo Innovation Art Craft And Supplies, perusahaan yang bergerak di bidang produksi pigura kanvas dan perlengkapan gambar seperti kuas, sandaran kanvas, serta papan lukis, resmi menerima fasilitas fiskal kawasan berikat dari Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jateng DIY, pada Selasa (22/04). Fasilitas tersebut diberikan sebagai wujud dukungan Bea Cukai terhadap pertumbuhan industri berorientasi ekspor di wilayah tersebut.
Diketahui, PT Indo Innovation Art Craft And Supplies akan mengekspor hasil produksinya ke berbagai negara di kawasan Amerika dan Eropa. Nilai investasi yang telah ditanamkan perusahaan mencapai Rp38,8 miliar.
Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Humas Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, R. Megah Andiarto menjelaskan bahwa fasilitas kawasan berikat merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung industri ekspor nasional. “Kami memberikan fasilitas ini agar pelaku industri mendapatkan kemudahan dalam proses produksi dan ekspor. Selain meningkatkan daya saing produk dalam negeri di pasar global, fasilitas ini juga berdampak langsung terhadap perekonomian lokal,” ujarnya.
Dengan memanfaatkan fasilitas kawasan berikat, PT Indo Innovation Art Craft And Supplies diproyeksikan mampu menghasilkan devisa ekspor sebesar Rp51,8 miliar pada tahun 2025, dan meningkat menjadi Rp138,2 miliar pada tahun 2029. Di sisi ketenagakerjaan, perusahaan akan menyerap 177 orang tenaga kerja di tahun 2025, dan meningkat menjadi 440 orang tenaga kerja di tahun 2029. Selain itu, pemberian fasilitas kawasan berikat tidak hanya berdampak pada peningkatan ekspor dan penyerapan tenaga kerja, tetapi juga memberikan efek domino pada ekonomi sekitar, seperti tumbuhnya usaha mikro seperti warung makan, tempat kos, hingga jasa transportasi di lingkungan sekitar perusahaan.
Megah menegaskan Kanwil Bea Cukai Jateng DIY terus berkomitmen untuk mendukung kemudahan berusaha melalui pemberian fasilitas kepabeanan, serta memastikan pengawasan tetap berjalan secara optimal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. Ia juga mengimbau kepada perusahaan dan masyarakat agar tetap waspada terhadap penipuan mengatasnamakan Bea Cukai. “Kami tegaskan bahwa seluruh layanan Bea Cukai tidak dipungut biaya. Jangan pernah memberikan uang atau imbalan kepada pihak-pihak yang mengaku sebagai petugas Bea Cukai. Bila menemukan hal mencurigakan, segera laporkan ke saluran resmi kami,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan PT Indo Innovation Art Craft And Supplies, Chen Yingying, menyampaikan apresiasi atas pelayanan dan dukungan yang diberikan oleh Bea Cukai. “Kami mengucapkan terima kasih atas fasilitasi dan pendampingan dari Bea Cukai Jateng DIY. Fasilitas ini menjadi langkah besar bagi kami untuk menembus pasar ekspor dan berkontribusi terhadap ekonomi nasional,” paparnya. (RO/Z-2)
Tantangan utama Indonesia bukan pada kekurangan sumber daya, melainkan bagaimana mengorkestrasi sumber daya menjadi kapasitas nyata.
Ekonom Indef menilai optimisme pemerintah soal fiskal perlu diimbangi konsolidasi konkret agar APBN tetap kuat menghadapi tekanan global jangka panjang.
LONJAKAN harga komoditas global kembali membuka perdebatan lama terkait potensi penerimaan negara yang hilang. Indonesia dinilai membutuhkan instrumen fiskal baru berupa windfall tax.
EKONOM Senior Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin mengingatkan pemerintah untuk lebih serius dalam mengelola fiskal di tengah meningkatnya tekanan APBN imbas konflik di timur tengah
Lonjakan harga minyak dunia akibat konflik geopolitik dinilai berpotensi menekan ketahanan energi dan fiskal Indonesia.
keputusan pemerintah tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) guna menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi global saat ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved