Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR Keselamatan Kerja Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Juwari menyatakan pencurian avtur bawah laut di Pantai Labu, Deli Serdang, Sumatera Utara, sangat berbahaya oleh karena itu pelaku harus ditindak tegas.
"Aksi itu tak hanya mengancam nyawa manusia, tetapi juga keselamatan penerbangan, pencemaran terhadap air laut, dan juga merugikan negara," katanya, Jumat (14/2).
Menurut dia, aksi melanggar hukum itu juga berdampak serius terhadap penerbangan, selain terhadap keselamatan juga mengganggu jadwal penerbangan.
Selain itu, kerugian yang harus diderita Pertamina tidak hanya sejumlah volume avtur yang dicuri, namun jika terjadi kecelakaan sangat besar kerugiannya karena berdampak pada asetnya dan tentunya berimbas kepada keuangan negara, karena Pertamina adalah BUMN. "Jadi dampaknya memang sangat besar. Makanya hukum harus benar-benar ditegakkan, agar ini tidak terjadi lagi," ujar Juwari.
Sementara itu, pengamat energi Inas Nasrullah Zubir menambahkan aksi tersebut selain sangat berbahaya juga sangat merugikan Pertamina sebagai BUMN.
Oleh karena itu, lanjutnya, pelaku bisa dihukum seberat-beratnya, dalam hal ini, penegak hukum bukan hanya menjerat pelaku pencurian dengan KUHP, tetapi bisa juga menggunakan Undang-Undang Keselamatan Penerbangan. "Harus dijatuhi pidana maksimal. Bahkan kalau perlu pasal berlapis," kata Inas.
Sebelumnya, Tim Fleet One Quick Response (F1QR) TNI Angkatan Laut Lantamal 1 Belawan membongkar sindikat pencurian avtur di Pantai Dewi Indah, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Sindikat tersebut mencuri bahan bakar pesawat dengan cara melubangi pipa bawah laut yang menyalurkan avtur ke Bandara Kualanamu. (Ant/N-2)
Proyek hilirisasi tahap kedua ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi baru dengan nilai investasi mencapai Rp116 triliun.
DI tengah meningkatnya dampak perubahan iklim yang semakin terasa dalam kehidupan sehari-hari, momentum Hari Bumi menjadi pengingat bahwa aksi nyata tidak lagi dapat ditunda.
Di salah satu stasiun pengumpul migas, Nadia Silvia menjalankan tugasnya sebagai operator di Stasiun Pengumpul Bambu Besar Pertamina EP Field Subang.
PT Pertamina mengapresiasi dan mendukung upaya penegakan hukum terhadap penyalahgunaan BBM dan Elpiji. Hal itu dilakukan melalui sinergi bersama aparat penegak hukum.
Jaksa Penuntut Umum menuntut lima terdakwa dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dengan hukuman penjara antara 6 hingga 12 tahun
Pentingnya transparansi pemerintah dalam menjelaskan alasan di balik kebijakan penyesuaian harga tersebut kepada publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved